Berita

Hidayat Nur Wahid/net

Hidayat: Umat Islam Harus Tunjukkan Kiprah Dalam Membangun Bangsa

JUMAT, 04 DESEMBER 2015 | 06:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menerima Pengurus Pusat Ikatan Muballigh Nusantara (IMMAN), di ruang kerjanya, Lt. 9 Gedung Nusantara III, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12). Mereka yang datang adalah M. Syukron Wildan, San Ridwan Maulana, M. Nurman, Abi Muslihuddin dan Kholid Ar Rifai.
 
Dalam pertemuan itu, salah seorang di antara mereka mengatakan IMMAN mengundang Hidayat pada pertengahan Desember 2015 untuk mengikuti acara yang digelar oleh mereka. Dikatakan bahwa organisasi itu merupakan organisasi para pendakwah yang memiliki latar belakang yang beragam. Mereka membentuk organisasi itu setelah sering bertemu dalam acara-acara yang digelar oleh masyarakat. IMMAN menegaskan bahwa organisasi itu berdakwah untuk semua kalangan.
 
Dalam pertemuan tersebut, Hidayat mengatakan umat Islam harus menunjukkan kiprahnya dalam membangun bangsa. Dikatakan, Hari Santri 22 Oktober yang baru disepakati menunjukkan bahwa umat Islam mempunyai adil dan peran dalam sejarah bangsa. Selain santri, para kiai juga disebutkan mempunyai peran yang penting dalam sejarah bangsa.


"Resolusi Jihad yang diputuskan oleh KH. Hasyim Ashary mampu menggelorakan semangat persatuan di antara seluruh ummat Islam yang ada, apapun latar belakangnya," ungkapnya.
 
Dalam kesempatan itu Hidayat mengatakan dirinya menerima laporan dari banyak pihak bahwa bangsa ini sedang mengalami darurat narkoba, pornografi, kejahatan anak dan perempuan, asap, dan darurat lainnya. Menanggap hal yang demikian, dirinya mengharap kepada IMMAN dan organisasi umat yang lain untuk bisa menyatukan diri dalam berbagai forum. Peran umat yang ada harus dimaksimalkan.

"Kita harus mensinergikan potensi yang ada. Sebagai organisasi yang baru, diharapkan IMMAN lebih untuk mengokohkan diri," harap politisi senior PKS ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya