Berita

foto: istimewa

Hukum

Jokowi, Jangan Intervensi Penanganan Kasus BW Oleh Kejagung!

KAMIS, 03 DESEMBER 2015 | 18:16 WIB | LAPORAN:

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum mendesak Kejaksaan Agung untuk tidak memberikan Deponering terhadap kasus Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bambang Widjojanto (BW).

Desakan tersebut disampaikan dalam bentuk aksi demonstrasi di depan Kantor Kejagung RI, Jakarta, Kamis (3/12).

"Ada sejumlah pihak yang menginginkan agar perkara Bambang Widjojanto (BW) dibekukan (deponering) ini patut untuk ditentang. Karena kalau hal ini dilakukan, merupakan pelecehan terhadap institusi penegak hukum yang sudah bekerja keras melakukan penegakan hukum. Padahal penyidikan kasus tersebut sudah selesai dan dinyatakan Lengkap (P-21)," jelas Koordinator aksi, Andriyansyah.


Mahasiswa juga memblokir jalanan di depan Kejagung dan sempat membakar ban bekas. Keranda mayat juga dibawa sebagai simbol matinya hukum di Indonesia. Mereka juga menggantung bangkai ayam di gerbang Kejagung.

Andriyansyah dan rekan-rekannya berharap Presiden Jokowi tidak mencampuri kewenangan dari HM Prasetyo cs dalam menangani kasus tersebut. "Deponering berarti pembekuan perkara, artinya suatu kasus dihentikan atau ditutup selamanya meski ada pergantian rezim. Penghentian perkara BW merupakan sebagai sebuah intervensi hukum oleh Presiden. Yang mesti kita kedepankan saat ini adalah penegakan hukum yang semestinya didukung sepenuhnya oleh Presiden dan institusi hukum," tegas dia.

‎Kabag Hubungan Antar-Lembaga Non Pemerintah (Hubaga) Kejagung RI Firmansyah, SH memastikan bahwa berkas perkara itu sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, dan proses saat ini sudah sampai pembuatan Surat Dakwaan dan tidak ada yang namanya deponering dalam kasus BW.

"Kami meminta demonstran memahami dan mengerti proses hukum dan tidak mempercayai isu yang berkembang soal deponering," tukasnya saat menerima perwakilan mahasiswa. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya