Berita

ari pahlawi J./rmol

Mahasiswa Aceh di Australia Siapkan ICCE 2016

KAMIS, 03 DESEMBER 2015 | 09:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mahasiswa Aceh di Australia berencana menggelar Pertemuan Ilmiah Internasional serta Gelar Budaya Aceh atau International Conference and Cultural Event of Ache (ICCE) antara tanggal 17 hingga 30 September tahun depan.

Kegiatan itu, menurut Ketua Panitia Ari Pahlawi J. menjadi semacam ucapan terima kasih dan tanggung jawab moral masyarakat Aceh kepada berbagai pihak yang membantu recovery Aceh dari bencana Tsunami pada 2004 dan proses perdamaian pada 2005.

"Kegiatan ini semacam tanggungjawab moral. Kita berterima kasih dan melaporkan segala bantuan dunia kepada Aceh," ujar mahasiswa program doktoral musikologi etnik di Monash University, Australia.


"Kekayaan sejarah dan tantangan kekinian Aceh sebagai daerah otonomi khusus Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi perhatian utama kegiatan ini," sambungnya.

Ari juga mengatakan, ICCE 2016 ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sejenis delapan tahun lalu di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Di dalam ICCE 2016 ini penyelenggara akan menggelar pertemuan ilmiah internasional bertema Eksplorasi Kearifan Peradaban dalam Keberagaman Kebudayaan di Aceh sebagai Modal Keberlangsungan Pembangunan yang Maju dan Berkesinambungan di Monash University.

Untuk ini, panitia mengundang masyarakat akademik di seluruh dunia mengirimkan kertas akademik terkait subtema yang diseminarkan seperti Islam di Aceh: Konstestasi, Negosiasi dan Pembauran Identitas;  Pengalaman Aceh dalam Pengelolaan Resiko, Kesiapan dan Ketahanan menghadapi Bencana; Seni Pertunjukan, Bahasa, Media dan Sejarah Aceh Moderen; dan Pemerintahan, Penguatan Infrastruktur, Peningkatan Mutu Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Selain itu, panitia juga akan menggelar karya seni rupa kontemporer pelukis Mahdi Abdullah yang bertema Trans Memorabilia.

"Mahdi Abdullah adalah Pelukis kelahiran Aceh yang kini menetap di Yogyakarta. Beliau termasuk salah seorang pelukis nasional Indonesia yang andil dalam mempromosikan keberagaman kebudayaan nasional Indonesia melalui karya-karyanya yang telah dipamerkan diberbagai kota besar di dunia, di antarannya Jerman, Vietnam, Jepang, termasuk sejumlah kota di Indonesia sendiri, dari Aceh, Djogja, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya dan sebagainya," demikian Ari Pahlawi J. [dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya