Berita

Slamet Effendy Yusuf/net

Kabar Duka, Pimpinan PBNU Slamet Effendy Yusuf Meninggal Dunia

KAMIS, 03 DESEMBER 2015 | 06:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Slamet Effendy Yusuf (67 tahun) meninggal dunia di Bandung, Jawa Barat, Rabu malam (2/12) .

"Innalillahi wa innalillahi rooji'un: turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum KH. Slamet Effendy Yusuf, Wakil Ketua Umum PBNU sekaligus Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat," pesan yang tersebar yang diterima redaksi sesaat lalu, Kamis (3/12).

Wakil Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU, Rofiqul Umam Ahmad sebelumnya menjelaskan, Kiai Slamet menghembuskan nafas terakhir di Bandung saat sedang mengikuti acara Lembaga Pengkajian MPR RI. Kiai Slamet adalah anggota Lembaga Pengkajian MPR.


"Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni seluruh kekhikafannya dan diterima seluruh amal ibadahnya. Amin ya Robal alamin. Allahumaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhum. Ilaa arwahi, lahumul faatihah," tulias pesan itu.

Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab wafatnya KH. Slamet Effendy Yusuf.

Armarhum disemayamkan di rumah duka, Perumahan Citra Gran Castle Garden Blok H-5, No 18 Cibubur, Jakarta pada hari ini (Kamis, 3/12) pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Selanjutnya jenazah akan dimakamkan di kampung halaman almarhum, Purwokerto.

KH. Slamet Effendy Yusuf lahir di Purwokerto, Jawa Tengah pada 12 Januari 1948. Ia pernah menjabat Ketua MPR-RI periode 1988-1993 dan anggota DPR-RI periode 1992-2009 dari Partai Golkar. Ia juga sempat menjabat Ketua PBNU periode 2010-2015 dan Ketua MUI pada periode 2009-2014. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya