Berita

KPK Akan Jebloskan Wakil Ketua Dan Anggota DPRD Banten Ke Penjara

RABU, 02 DESEMBER 2015 | 17:27 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjebloskan tiga tersangka kasus tindak pidana korupsi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2016 Banten.

Ketiga tersangka tersebut adalah Wakil Ketua DPRD Banten dari Fraksi Partai Golkar, SM Hartono, Ketua Komisi III DPRD Banten Fraksi Partai PDIP, Tri Satya Santoso dan Direktur Utama PT Banten Global Development, Ricky Tampinongkol.

"Tersangkanya kan kemungkinan besar bakal ditahan," ujar Plt Pimpinan KPK Johan Budi dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (2/12).


Namun, Johan belum mengetahui ketiga tersangka tersebut akan ditahan dimana saja.

Tim penyidik KPK kemarin Selasa (1/12) mencokok ketiga tersangka di sebuah restoran di bilangan Serpong, Tangerang Selatan usai melakukan transaksi.

Di sana, KPK menyita uang sebesar 11.000 dollar AS dan Rp 60 juta yabg sudah berada dalam tas Hartono dan Santoso.

Dalam kasus ini, Ricky diduga menyuap Hartono dan Setya untuk memuluskan pembentukan bank daerah baru di  2016 Banten yang telah tercantum dalam RAPBD 2016.

Sebelumnya, KPK menangkap sembilan orang dari dua lokasi yang berbeda, termasuk tiga sopir dan tiga staf PT Banten Global Development.
Namun, enam orang tersebut dilepaskan karena tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya