Berita

foto :net

Hukum

Siang Ini, KPK Umumkan Update OTT Di Banten

RABU, 02 DESEMBER 2015 | 12:46 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengabarkan siang hari ini Rabu (2/12) akan mengumumkan perkembangan tangkap tangan penyidik KPK di Banten pada siang ini (Rabu, 2/12).

"Nanti siang KPK akan sampaikan update perkembangan OTT di Banten, kemarin," ujar Plh Humas KPK, Yuyuk Andriati melalui pesan singkat.

Seperti diberitakan, kemarin (Selasa, 1/12), tim KPK menangkap delapan orang dalam operasi tangkap tangan di Serpong dan Banten. Dua di antaranya diketahui sebagai anggota dewan, yaitu Wakil Ketua DPRD Banten dari Fraksi Partai Golkar, SM Hartono dan Ketua Komisi III DPRD Banten fraksi PDI Perjuangan, FL Tri Satya.


Keduanya ditangkap tangan bersama Direktur Utama PT Banten Global Development, Ricky Tapinangkol dan tiga sopir. Dari lokasi tersebut KPK menyita sejumlah uang dalam pecahan 100 dolar AS dan sekitar puluhan juta rupiah.

Setelah menangkap tangan anggota DPRD Banten dan Ricky, sekitar tiga jam kemudian, petugas KPK bergerak ke arah Banten dan menangkap dua staf PT Banten Global Development di kantornya.

Saat ini, status kedelapan orang itu masih terperiksa.

Pemberian uang tersebut diduga terkait suap untuk membentuk bank daerah baru di Banten. KPK menduga pemberian uang sudah terjadi berkali-kali sebelum OTT.[wid]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya