Berita

kurtubi/net

Kurtubi: Pembangunan Smelter Di Papua Momen Pemerataan Pembangunan

RABU, 02 DESEMBER 2015 | 10:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota Komisi VII DPR, Kurtubi mengatakan rencana pembangunan smelter di Papua sudah sangat tepat dan sangat diperlukan, guna mempercepat pembangunan ekonomi dan insfrastuktur Indonesia bagian timur.

"Recana pembangunan smelter di Papua itu, bisa mewujudkan kawasan industri berbasis tambang. Itu momen untuk memeratakan pembangunan," sebut anggota Fraksi Partai Nasdem ini lewat rilisnya, Rabu (2/12).

Dalam hemat Kurtubi, saat ini batas kesenjangan antara wilayah timur dengan wilayah barat Indonesia masih sangat mencolok. Dia berharap, momen kewajiban membangun smelter ini bisa selaras dengan kebutuhan memangkas kesenjangan itu, khususnya terhadap wilayah Papua.


Lebih jauh, Kurtubi menilai terbangunnya kawasan berbasis tambang di wilayah timur Indonesia ini bisa mendorong tumbuhnya sektor industri lain. Tumbuhnya sektor-sektor lain itu akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi lebih baik di kawasan timur Indonesia.

"Tentunya, itu perlu ditunjang paket kebijakan yang mempermudah investasi, sehingga Papua mendapat perhatian lebih dalam pembangunan infrastruktur. Jadi tolong pembangunan smelter di papua dipercepat," tukas Kurtubi. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya