Berita

ilustrasi/net

Infra Desak Ahok Copot Sekda DKI Jakarta

RABU, 02 DESEMBER 2015 | 00:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Merujuk PP 58/2005 dan PMK 13/2012 tentang penyusunan APBD, pihak yang bertanggungjawab dalam Pengajuan APBD adalah Sekda dan penimbulan Kode Rekening Pengadaan UPS adalah Kepala BPKAD.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indra, Agus A. Chairuddin, terkait dengan kasus UPS di DKI Jakarta,  dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 2/11).

Menurut Agus, upaya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama membersikan Jakarta dari pejebat yang terindikasi KKN Kasus UPS dengan mencopot mantan Kadisdik Lasro Marbun dan mantan Kepala Bappeda Andi Baso Mapalelono akan lebih tepat bila diikuti dengan pencopotan Sekda DKI. Sekda merupakan  Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah DKI pada saat penetapan APBD Perubahan TA 2014 anggaran Pengadaan UPS dan sesuai fakta persidangan Kesaksian Lasro Marbun adanya Perintah Sekda pada Kepala Sudin Pendidikan Jakarta Pusat dan Kepala Sudin Jakarta Barat.


"Terlebih dalam LH BPK atas APBD 2014 bahwa Pengadaan UPS yang menakibatkan kerugian negara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terjadi di Badan Perpustakaan Daerah DKI, meskipun jumlahnya tidak seperti pada Sudin Pendidikan namun tegas LH BPK nyatakan terjadi Kerugian Daerah dikarenakan harga yang sama pada Badan Perpustakaan Daerah dan kedua Sudin Pendidikan dalam APBD Perubahan 2014 juga," kata Agus.

Lebih aneh lagi, lanjut Agus, kasus rubuhnya jembatan penghubung Perpustakaan DKI di lokasi TIM Cikini sampai sekarang terkesan di petieskan. Karena itu, Infra mendesak Ahok mencopot Sekda DKI selaku Ketua TAPD untuk pertanggungjawaban kinerjanya. Infra meyakini mantan Kepala Dinas Pendidikan Lasro Marbun dan Mantan Kepala BAPPEDA Andi Baso sebagai "tumbal" indikasi konspirasi mafia anggaran di Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

"Hal ini bagi Infra dapat dilihat track record dari pejabat-pejabat eselon yang baru Jum'at lalu di lantik Gub Ahok, sangat terasa adanya manuver oknum-oknum mantan Dinas Pendidikan yang merasa sakit hati "terusik" lahan KKN mereka oleh kebijakan Lasro Marbun selama menjabat Kepala Dinas Pendidikan," ungkao Agus.

Masih kata Agus, Infra juga meyakini jika Ahok berani mencopot dan mengusulkan pada Presiden untuk pencopotan Sekda DKI maka dipastikan "gerbong mafia" Dinas Pendidikan akan bereaksi melakukan manuver melawan Ahok. Infra pun mengimbau kepada mantan Kadis Pendidikan Lasro Marbun dan Mantan Kepala BAPPEDA Andi Baso untuk menjadi wishelblower sehingga Kasus UPS menjadi terang benderang terungkap. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya