Berita

johan budi

Kasus OTT Banten, KPK Sampai Saat Ini Masih Periksa 8 Orang

SELASA, 01 DESEMBER 2015 | 21:09 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menkonfirmasi ihwal operasi tangkap tangan yang digelar di sebuah restoran kawasan Serpong, Tangerang, Banten, sekitar pukul 12.40 WIB (Selasa, 1/12).

Dalam OTT tersebut, KPK mencokok dua anggota DPRD Banten, seorang Direktur Banten Global Development dan tiga supir pribadi.

"Ada 3 orang yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. Dua anggota DPRD Banten berinisial SMH dan TST. Sedangkan Direktur perusahaan berinisial RT," ujar Plt Pimpinan KPK, Johan Budi SP, dalam jumpa pers di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1/12).


Penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti berbentuk uang pecahan 100 dolar AS dan uang puluhan juta rupiah.

"Uang yang disita pecahan 100 dollar AS dan rupiah jumlah puluhan juta. Penyerahan uang ini yang kesekian kali untuk urusan yang sama," beber Johan.

Kemudian, pada pukul 15.30 WIB penyidik KPK memboyong tiga orang karyawan Banten Global Development untuk dimintai keterangan secara langsung.

Kedelapan orang tersebut hingga kini masih menjalani pemeriksaan dan berstatus terperiksa dugaan tindak pidana korupsi.

Johan mengatakan untuk sementara dugaan tindak pidana korupsi terkait pembentukan Bank baru yaitu Bank Daerah Banten. [zul]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya