muhammad/net
muhammad/net
RMOL. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Muhammad melarang seluruh bawahannya dari tingkat Bawaslu RI hingga Panwaslu kabupaten/kota untuk membiasakan diri 'nongkrong' pada warung-warung kopi. Larangan ini disampaikannya dengan alasan warung kopi menjadi salah satu tempat yang dianggap rawan mempengaruhi netralitas para pengawas pemilu atau pilkada.
"Warung kopi banyak menjadi tempat berkumpulnya para tim sukses pasangan calon. Jadi saya menginstruksikan agar jajaran Panwaslu jangan nongrong di warung kopi minimal hingga pasangan calon terpilih di Pilkada Serentak 2015 sudah dilantik," katanya saat Rapat Koordinasi Stakeholder Dalam Rangka Pendidikan Pengawasan Partisipatif Pemilihan Bupati/Walikota se-Sumatera Utara Tahun 2015 di Hotel Soechri, Jalan Cirebon, Kota Medan, Senin (30/11) kemarin.
Semula instruksi ini ditertawakan oleh para hadirin yang berasal dari jajaran Panwaslu se-Sumut karena dianggap guyonan. Namun ternyata Muhammad serius terharap larangannya tersebut. Ia bahkan meminta agar siapa saja warga yang melihat jajaran panwaslu 'nongkrong' di warung-warung kopi untuk mendokumentasikannya dan melaporkan kepada mereka.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
UPDATE
Kamis, 23 April 2026 | 20:16
Kamis, 23 April 2026 | 20:10
Kamis, 23 April 2026 | 20:04
Kamis, 23 April 2026 | 19:43
Kamis, 23 April 2026 | 19:26
Kamis, 23 April 2026 | 19:17
Kamis, 23 April 2026 | 19:15
Kamis, 23 April 2026 | 19:02
Kamis, 23 April 2026 | 18:56
Kamis, 23 April 2026 | 18:41