Berita

foto :net

Bisnis

Sistem Data Pertanian Indonesia Masih Kurang Akurat

SABTU, 28 NOVEMBER 2015 | 14:35 WIB | LAPORAN:

Tahun 2025 diperkirakan wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara akan mengalami defisit pangan 126 juta ton. Kondisi tak berbeda juga dialami sektor pangan di Asia Selatan yang mencapai defisit 46 juta ton.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Arif Satria di Hotel Borobudur, Sabtu (28/11).

Untuk tahun 2015 ini, sektor pangan Indonesia bisa dikatakan mengalami surplus. Gabah kering kering, contohnya, meningkat 6,65 persen atau 75,55 ton dari tahun sebelumnya sebesar 70,8 juta ton.


"Namun demikian, di tengah optimisme terhadap surplus produksi 10 juta ton, ternyata kita telah mengimpor 1,5 juta ton beras,"  bebernya.

"Ada dengan fenomena ini? Apakah ini merupakan teknis semata (salah perhitungan) atau merupakan peristiwa ekonomi politik," lanjutnya, mempertanyakan.

Seharusnya, kata dia, pemerintah dapat menjadi regulator yang solid dan kompak, serta transparan sehingga dapat mengambil kebijakan-kebijakan yang tepat, utamanya terkait kedaulatan pangan.

"Namun yang jelas di tengah simpang siur kebijakan produksi dan perdagangan pangan ini (khususnya beras), pemerintah perlu membenahi sistem data pertanian agar lebih akurat, sehingga kebijakan yang diambilnyapun tepat," pungkasnya.[wid]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya