Berita

Luhut Pandjaitan/net

Luhut: Pemilik Rekening Gendut Tidak Usah Dihukum

SABTU, 28 NOVEMBER 2015 | 01:22 WIB | LAPORAN:

Menko Polhukam Luhut Pandjaitan melontarkan usul nyeleneh untuk menyelesaikan masalah pejabat pemilik rekening gendut. Kata dia, para pejabat pemilik rekening gendut tidak usah dihukum tapi cukup dikenai pajak yang tinggi.

Usul itu dilontarkannya saat menghadiri rilis hasil survei indeks persepsi publik atas tindak pidana pencucian uang di kantor Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jakarta, Jumat (27/11). Dalam acara itu, Plt. Wakil Ketua KPK Johan Budi juga hadir untuk mewakili lembaganya.

"Pak Johan, (pemilik) rekening gendut itu tidak (usah) dihukum tapi bayar pajak saja. Ya sudah kita ampuni," jelas Luhut.


Namun, Johan tidak menanggapi. Pasalnya, usul ini jelas berbeda dengan sikap KPK yang selama ini terus berusaha menelusuri asal muasal kekayaan para pejabat pemilik rekening gedut.

Bagi Luhut, pemungutan pajak tersebut sudah menunjukkan sikap tegas negara untuk para pejabat yang memiliki rekening gendut tapi sulit dijerat pidana. Pilihan ini lebih baik ketimbang pemilik rekening gendut dibiarkan saja.

"Ya sudah tarik garis awal di sini, dilakukan klarifikasi, pembayaran pajaknya," ujarnya.

Ditambahkan Luhut, jumlah pajak yang ditarik untuk pemilik rekening gendut itu bisa berkisar 15 persen. Selain itu, mereka juga harus dikenakan penalti atas kepemilikan harga yang tidak dijelaskan asal-usulnya.

"Kasih penalti-penalti tegas yang bertambah biar ada kepastiannya," ucapnya. [wah] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya