Berita

ilustrasi:net

On The Spot

Lampu Tengah Jadi 150 Watt Dua Lampu Tembak 400 Watt

Setelah Ada Pemerkosaan, JPO Lebak Bulus Dibenahi
JUMAT, 27 NOVEMBER 2015 | 08:51 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sepekan setelah terjadi perampokan dan pemerkosaan terhadap seorang perempuan di Jembatan Penyeberangan Orang, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, JPO itu kini mulai berubah.
 
 Tidak ada lagi rerimbunan da­han pohon yang biasanya menu­tupi JPO di Jalan TB Simatupang itu. Tapi, seperti biasa, JPO ini tetap sepi dari orang yang me­nyeberang.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, telah memerintahkan anak buah­nya agar semua JPO lebih ter­buka, sehingga bisa terpantau dari bawah.


Siang itu, jam baru menunjuk­kan pukul 12 siang. Jembatan yang lokasinya bersebelahan dengan Plaza Pondok Indah ini sepi. Hampir dua jam, tidak terlihat seorang pun yang me­nyeberang.

Akhirnya, muncul seorang pria muda yang terlihat ragu-ragu saat akan menaiki jembatan kusam ini. Memberanikan diri, lelaki bernama Gofar ini lantas naik satu persatu anak tangga se­cara perlahan. "Agak takut, soal­nya sepi," ujarnya, kemarin.

Sesampainya di atas, pria berumur 30 tahun ini memilih berjalan cepat menyusuri jem­batan. "Sudah biasa lewat sini. Tapi, sejak kejadian itu, jadi ada perasaan takut," kata dia.

Lelaki yang mengenakan pakaian serba hitam ini, memaksa­kan diri lewat jembatan karena akan bertemu temannya di Plaza Pondok Indah.

"Kan siang hari, jadi dipaksa­kan saja. Kalau malam tak bera­ni. Lagian lumayan, menghemat waktu. Kalau tidak lewat sini, lama, harus memutar karena ada jalan tol," kata dia.

Jembatan sepanjang 50 meter ini mulai berbenah. Cat yang menutup coretan di sepanjang jembatan belum kering betul. Namun, ada sedikit coretan yang tidak ditutupi dengan cat karena letaknya sulit dijangkau. Jembatan juga sudah bersih dari rerimbunan pohon yang menutu­pinya. Walhasil, kondisinya men­jadi terang benderang dan setiap orang yang berada di atas jem­batan bisa terlihat dari bawah.

Tiga lampu yang berada di tengah-tengah yang sebelumnya mati, kini sudah menyala. Dua lampu sorot telah ditempatkan di sisi kanan dan kiri jembatan. Namun, belum terlihat CCTV di jembatan tersebut seperti yang diinginkan Ahok. Gubernur Jakarta ini, ingin ada CCTV yang terhubung ke kelurahan setempat.

Suara bising lalu lalang kendaraan yang melaju kencang di jalan tol, keras terdengar di atasjembatan. Akibatnya, suara teriakan atau omongan orang di atas jembatan, tidak akan terdengarhingga bawah.

Salah satu pekerja dari Sudin Perindustrian dan Energi, Mahrup mengaku telah melakukan pemasangan lampu baru di JPO Lebak Bulus. "Tiga lampu di tengah, kita buat lebih terang, dari 70 watt kita ganti ke 150 watt. Juga di sisi kanan-kiri, kita tambahkan dua lampu tembak 400 watt," ujar Mahrup di JPO Lebak Bulus, kemarin.

Berjalan menyusuri jembatan, kondisinya terlihat rapi. Sampah-sampah botol plastik dan kertas yang sebelumnya berserakan di sepanjang jembatan, juga sudah tidak terlihat lagi.

"Pak Lurah minta agar coretan ini dihilangkan. Pohon yang menjorok ke arah taman juga dipangkas agar lebih terang," ujar Asisten Mandor PPSU Kelurahan Pondok Pinang, Faturohman, kemarin.

Selain itu, Faturohman mengatakan, saat ini dirinya bersama sejumlah pekerja membersihkan saluran air di bawah JPO Lebak Bulus agar tidak lagi mampet. "Karena mampet membuat lem­bab dan akhirnya orang enggan menggunakan JPO," kata dia.

Sedangkan pemandangan kurang sedap terlihat saat naik dan turun tangga JPO di sisi dekat Carrefour, Lebak Bulus. Sejumlah pakaian basah digan­tung di pagar anak tangga. Selain itu, sejumlah dahan pohon jugamasih menutupi sebagian jem­batan. Di bawah jembatan, pemandangan sedikit asri karena banyak tanaman tertata rapi.

Simin, penjulan taman di sekitar JPO Lebak Bulus mem­benarkan peristiwa perampokan dan pemerkosaan di JPO Lebak Bulus. "Benar, kejadiannya di tengah-tengah jembatan, Sabtu sore lalu (21/11)," kata Simin.

Saat kejadian, kata Simin, kon­disinya gelap karena mendung dan gerimis. "Biasanya kalau sudah gerimis dan hujan, tidak ada lagi orang naik jembatan itu. Makanya, saya kaget juga mbak-mbak itu berani naik sendirian," kata dia.

Apalagi, lanjut pria berkulit gelap ini, mulai pukul 5 sore sudah tidak ada lagi orang berani melewati jembatan itu. "Kalau yang ramai-ramai ada, tapi sangatjarang. Kejadiannya kemarin juga jam 5 sore," kata dia.

Soal penerangan, Simin mengatakan, sudah sejak lama jem­batan tersebut tidak ada lampu penerangannya. "Enam bulan lalu pernah diganti lampunya. Tapi tiga hari setelah itu mati lagi. Jadi gelap."

Dia berharap, pihak kepolisian bisa secepatnya menemukan pelakunya karena telah meresahkan masyarakat.

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan DKIJakarta Andri Yansyah mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk memper­baiki 61 JPO yang tidak layak.

"Anggarannya kisarannya Rp 100-150 juta setiap JPO," kata Andri, kemarin.

Dengan anggaran tersebut, ka­ta Andri, perbaikan JPO meliputi banyak hal, seperti selasar, lan­tai, tangga, hingga menghapus coretan-coretan liar. "Intinya, dibuat nyaman."

Dia memastikan, proyek re­vitalisasi 61 JPO menggunakan mekanisme lelang terbuka. "Pak Gubernur sudah menginstruk­sikan untuk mekanisme lelang, sehingga perusahaan yang me­nang betul-betul perusahaan bonafit," kata dia.

Apalagi, kata Andri, anggaran revitalisasi JPO sudah masuk da­lam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.

Sabtu (21/11), seorang karya­wati berusia 23 tahun menjadi korban perampokan dan kejahatan asusila di JPO yang menghubungkan ruko Plaza Pondok Indah dengan Carrefour Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Kasus ini masih dalam pe­nyelidikan Polres Metro Jakarta Selatan. ***

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya