Berita

Politik

Isi Transkip Ternyata 'Temannya Papa Minta Saham'

RABU, 25 NOVEMBER 2015 | 14:56 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Sufmi Dasco Ahmad
mengamini adanya intervensi penanganan kasus Ketua DPR, Setya Novanto dari partai-partai Koalisi Merah Putih (KMP).

"Ya itu kan solidaritas karena Pak Setnov dari KMP," ujarnya saat dihubungi wartawan beberapa saat lalu, Rabu (25/11)

Namun ia memastikan itu bukan intervensi langsung. Lagipula, menurut dia, MKD tidak akan terpengaruh dengan intervensi dari pihak manapun dalam menangani skandal saham Freeport yang menyeret Setya Novanto.

Namun ia memastikan itu bukan intervensi langsung. Lagipula, menurut dia, MKD tidak akan terpengaruh dengan intervensi dari pihak manapun dalam menangani skandal saham Freeport yang menyeret Setya Novanto.

"KMP itu mendukung secara moral. Kalau langsung tidak ada," jelasnya

Lebih lanjut, Dasco menyoroti tidak lengkapnya bukti rekaman yang diserahkan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said.

"Ada baiknya rekaman itu lengkap diberikan ke kami dan kata Sudirman dia akan lengkapi, ya sudah. Ini kan supaya lebih objektif dan untuk menperdalam masalah ini. Makanya akan dikaji bersama dan isi rekaman itu apakah sesuai dengan yang dilaporkan, apakah memang terbukti," paparnya

Dasco juga menyebut tidak ditemukan "papa minta saham" dalam bukti transkip rekaman pembicaraan antara Setya dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsuddin dan pengusaha, Riza Chalid.

"Ya kalau dilaporankan papa minta saham tapi di transkrip itu temennya papa yang minta saham, makanya itu transkrip dari pak Menteri mau dicocokkan," bebernya.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya