Berita

sudarnoto a hakim

Guru-Murid Adalah Esensi Kehidupan

RABU, 25 NOVEMBER 2015 | 07:58 WIB | OLEH: SUDARNOTO A HAKIM

SEBAGAI bangsa kita patut bersyukur karena telah melahirkan banyak tokoh, pemimpin, cendikiawan, negarawan dan anak-anak bangsa yang membanggakan karena kepribadian, kepiawaian dan dedikasi mereka membangun negeri ini bahkan tanpa pamrih.

Mereka semua adalah murid-murid dari guru yang mengajarkan dan memperluas pengetahuan dan sekaligus memperkokoh watak dan menunjukkan jalan kehidupan yang mencerahkan. Mereka adalah benar-benar guru yang  memiliki pengetahuan, kearifan budi dan karakter yang kuat dan berhasil melahirkan anak-anak bangsa yang juga berpengetahuan, arif berbudi dan berkarakter kokoh. Itulah manusia Indonesia, hamba hamba Allah dan anak bangsa pilihan yang mewarisi  semangat membangun kehidupan yang mencerahkan.

Tak bisa dipungkiri bahwa "guru-murid" menjadi bagian yang sangat penting dari rekayasa masa depan bangsa. Karena itu guru-murid jangankah dipandang sebagai mesin industri yang melahirkan produk manusia mesin atau manusia mekanik yang hanya memiliki kemampuan teknikal tanpa ruh. Guru-murid janganlah dipahami sebagai hubungan kontraktual yang diikat oleh komitmen finansial. Guru-murid juga jangan diperlakukan sebagai patron-client, atas bawahan, yang memerintah dan yang diperintah, yang mendominasi dan yang didominasi.


Corak guru-murid di atas, tidak akan mampu melahirkan orang-orang besar dan masyarakat dengan peradaban yang besar. Yang akan muncul justru manusia dengan mental tukang atau mental budak.

Guru-murid adalah esensi kehidupan yang benar-benar berorientasi kepada upaya serius dan seksama untuk misi humanize human. Karena itu, soal kepribadian, soal martabat, soal nurani menjadi sangat penting. Inti pendidikan adalah menanamkan dan memperkokoh nilai-nilai kemanusiaan; menghargai diri sendiri, orang lain apapun latar belakangnya.

Salah satu penyakit bangsa kali ini adalah semakin hilangnya respek. Yang terjadi adalah saling menghina, saling menghujat, saling merendahkan dan saling membenci atas nama apapun. Bahkan tindakan yang tidak terhormat justru juga terjadi di lembaga pendidikan. Yang juga sangat memprihatinkan adalah bahwa tindakan kekerasan, pengeroroyokan, buli, pelecehan seksual, pemerasan dilakukan oleh anak-anak di bawah umur dan tersebar secara meluas lewat media sosial yang juga sudah sangat telanjang.

Bangsa ini sama sekali tidak bisa berharap kepada siapa saja yang memperlakukan pendidikan dengan cara-cara yang tidak beradab. Jangan wariskan masa depan bangsa ini kepada generasi yang kropos hati, otak dan kepribadiannya. Karena itu Pemerintah dan masyarakat berkewajiban mengembalikan Guru-murid yang sejati yang benar-benar mengerti esensi kehidupan masa depan. Ini adalah misi mulia untuk kemuliaan bangsa. Selamat Hari Guru [***]

Sudarnoto A Hakim adalah Ketua Komisi Pendidikan dan Kader MUI Pusat, Wakil Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah, serta dosen tetap Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya