Berita

net

Bisnis

Jokowi Perlu Pertegas Tim Renegosiasi Kontrak Freeport

MINGGU, 22 NOVEMBER 2015 | 22:15 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta segera membentuk lembaga renegosiasi kontrak perusahaan asing dengan berada di bawahnya langsung. Guna menghindari perebutan wewenang pejabat yang merasa paling berhak menangani kontrak karya perusahaan tambang, seperti yang terjadi pada PT Freeport Indonesia belakangan ini.

"Kelembagaan itu adalah sebuah Tim Renegosiasi yang dibentuk melalui Keputusan Presiden (Keppres) dalam rangka evaluasi dan koordinasi," kata Ketua Komite Pertimbangan Organisasi Indonesian Human Rights Committee for Social Justice Gunawan kepada redaksi, Minggu (22/11).

Dia menjelaskan, sebelumnya kelembagaan seperti itu sudah ada dengan hadirnya Keppres Nomor 3/2012 tentang Tim Evaluasi untuk Penyesuaian Kontrak Karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara yang ditandatangani Preisden SBY. Kala itu, tim dipimpin Menko Perekonomian Hatta Rajasa dengan Menteri ESDM Jero Wacik selaku ketua harian. Sayangnya, hingga pemerintahan SBY berakhir, renegosiasi Freeport belum juga tuntas.


Padahal, Undang-Undang Nomor 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) memandatkan setahun setelah diundangkan maka kontrak karya harus disesuaikan dengan undang-undang. Dan smelter sebagai tempat pengolah bahan mentah harus sudah dibangun lima tahun setelah UU Minerba diundangkan.

Kini Presiden Jokowi menunjuk Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago selaku ketua Tim Renegosiasi Freeport dan Menteri ESDM Sudirman Said selaku ketua harian. Namun, setelah Andrinof diganti kini terdapat tiga menteri yang sama-sama bicara tentang renegosiasi kontrak karya Freeport akan tetapi tidak sinkron. Yakni Menko Polhukam Luhut Panjaitan, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli.

Untuk itu, Gunawan berharap agar Presiden Jokowi segera membentuk Tim Renegosiasi kontrak karya Freeport. Tujuannya, selain mensinkronkan para menteri dan gubernur serta para bupati di Papua, juga untuk memberikan informasi akurat tentang proses renegosiasi.

"Karena renegosiasi adalah kewajiban kontrak karya untuk disesuaikan dengan Undang-Undang Minerba, bukan perpanjangan kontrak," tegas Gunawan. [wah] 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya