Berita

Politik

Jokowi dan JK Sebaiknya Segera Bahas Pembagian "Lapak"

MINGGU, 22 NOVEMBER 2015 | 15:36 WIB | OLEH: SYA'RONI

MENCUATNYA skandal Freeport akhirnya memunculkan nama Wapres JK di balik keberanian Sudirman Said melaporkan Setya Novanto ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD). Meskipun baru sebatas dugaan, tapi menarik untuk disimak secara mendalam.  

Dalam alur ceritanya, ada skenario yang tidak nyambung, dimana JK mengatakan Presiden sangat marah, sementara Luhut B Pandjaitan mengatakan Presiden tidak menyuruh Sudirman Said melapor ke MKD. Bahkan Luhut mengklaim sudah mengetahui pihak yang di belakang Sudirman Said.

Pernyataan Luhut secara tidak langsung mengarahkan opini untuk menunjuk JK. Karena dalam struktur pemerintahan, atasan menteri hanya 2 orang yaitu presiden dan wakil presiden. Jika presiden dikatakan tidak menyuruh, maka opsi kedua mengarah ke wapres.


Sebelum opini menjadi semakin liar, lebih baik Jokowi dan JK kembali duduk bersama menyamakan persepsi tentang masa depan pemerintahan. Karena tidak kali ini saja gerbong presiden dan gerbong wakil presiden diisukan terlibat dalam perang adu kuat.

Sebelum skandal Freeport, kedua gerbong ini telah diisukan terlibat adu kuat dalam skandal kunjungan presiden. Dimana gerbong presiden yang dipimpin Luhut Pandjaitan mendapat jatah mengatur pertemuan di Gedung Putih. Sementara gerbong wapres yang dipimpin Sofyan Wanandi mendapat jatah mengatur pertemuan dengan para pemimpin bisnis di Pantai Barat Amerika Serikat.

Sayang jatah gerbong Wapres ini dibatalkan. Presiden ditelpon Luhut Pandjaitan untuk mengakhiri kunjungan karena situasi dalam negeri makin gawat. Akhirnya, presiden mengakhiri kunjungan, dan gerbong Wapres merasa dipermalukan di hadapan para CEO Google, Facebook, Apple, dan pemimpin bisnis lainnya.

Maka, tiba-tiba mencuatlah artikel Dr. Michael Buehler dimana di dalamnya menyebut nama Luhut Pandjaitan. Ada dugaan, artikel tersebut sebagai bentuk balas dendam gerbong wapres kepada gerbong presiden.

Memang semuanya baru sebatas dugaan dan isu. Namun tidak akan ada asap kalau tidak api. Apalagi rentetan kegaduhan yang muncul bisa dibilang skandal tingkat tinggi yang aktor-aktornya merupakan orang-orang lingkaran kekuasan.

Satu kegaduhan belum tuntas, tiba-tiba muncul kegaduhan baru lagi. Dan lagi-lagi memunculkan aktor yang hampir sama. Akhirnya, muncul dugaan bahwa kegaduhan yang selama ini terjadi akibat belum selesainya pembagian "lapak" antara gerbong presiden dan gerbong wapres.

Untuk itu, Presiden dan Wapres harus segera berunding empat mata. Bicara dari hati ke hati, dan yang terpenting memperjelas "lapak" gerbong masing-masing. Dengan duduk bersama, diharapkan dapat mengakhiri dan menghentikan rentetan kegaduhan.‎[***]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya