Berita

Gatot-Evy Kompak Akui Dana Rp 500 Juta Mengalir Ke Jampidsus Kejagung

KAMIS, 19 NOVEMBER 2015 | 16:58 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho mengaku bahwa dirinya dimintai keterangan terkait uang yang diberikan ke Dirdik Jampidsus Kejagung, Maruli Hutagalung.

"Kami ditanya seputar uang kepada Maruli," aku politisi PKS itu kepada media di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (19/11).

Gatot menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis lah dirinya mengetahui bahwa ada aliran dana Rp 500 juta ke Maruli.


"Kami tegaskan bahwa kami mengetahui ini adalah report dari Pak OC kepada kami. Kami kemarin sudah serahkan kepada Pak Maruli 500 (Baca: Rp 500 juta) itulah report dari pak OC," lanjutnya.

Gatot menyayangkan pihak OC Kaligis masih belum mau buka mulut mengenai hal itu. Padahal, Kaligis yang lebih mengetahuinya.

"Yang pasti benar tidaknya ini kan persoalannya Pak OCK tidak mau buka kan. Tapi yang jelas Pak OC memberikan report kepada saya maupun kepada istri saya. Kemudian istri saya memberikan report kepada saya iya itu kemarin Pak Maruli sudah kita kasih 500," ujar Gatot.

Sejalan dengan suaminya, Evy Susanti menegaskan bahwa semua inisiatif pemberian uang berasal dari OC Kaligis. Padahal, dirinya tidak pernah sama sekali memberikan uang ke pihak Kejaksaan Agung.

"Pak OC Kaligis semua inisiatif. Kami tidak pernah memberikan uang kepada Kejaksaan," tandas Evy. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya