Berita

eddy ganefo/net

Bisnis

Kadin: Banyak Pengusaha Belum Punya Sertifikat ISO

KAMIS, 19 NOVEMBER 2015 | 09:02 WIB | LAPORAN:

Ketua Ketua Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin) Indonesia, Eddy Ganefo baru-baru ini didaulat untuk berbicara di hadapan peserta International Conference of ACM.

Dalam pernyataan di depan peserta konferensi yang berasal dari 14 negara, seperti Inggris, Jepang, Malaysia, dan lain sebagainya, Eddy menekankan bahwa semua pengusaha di Indonesia perlu langkah antisipasi dan persiapan menghadapi MEA. Salah satunya tolak ukurnya melalui sertifikasi ISO.

"Kegiatan ini sangat baik bagi pengusaha sebagai langkah untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pasalnya, ketika MEA diterapkan maka akan terjadi perdagangan bebas antara negara member di Asia," ujar Eddy kepada wartawan di Jakarta.


Diharapkan melalui kerjasama dengan ACM, pengusaha di Tanah Air akan berbondong-bondong melakukan sertifikasi ISO. ISO itu sendiri membuktikan bahwa prosedur mutu yang ada pada perusahaan pemerek dagang konsisten dalam menghasilkan mutu produknya.

Eddy menambahkan bahwa sertifikasi ISO sudah dimulai beberapa waktu yang lalu, terutama bagi perusahaan yang dipersyarakatkan memegang sertifikat ISO. Namun, sejatinya, sertifikasi ISO tidak hanya berlaku bagi pengusaha yang dipersyaratkan saja. Dia menyarankan, pengusaha yang tidak dipersyaratkan juga ikut sertifikasi ISO sebagai bukti menjaga kualitas dan kesiapan menghadapi MEA.

Demi menjaga kualitas produk yang konsisten perlu ada manajemen mutu. Setiap pemegang Sertifikat ISO akan dilakukan audit eksternal saban enam bulan sekali dan audit internal setiap tiga bulan sekali.  

"Prinsipnya sederhana, kerjakan apa yang tertulis dan tulis apa yang dikerjakan," tegasnya.

Kerjasama ACM dengan Kadin ini diharapkan sebagai langkah awal yang baik. Ke depannya, Kadin akan melakukan pembinaan ke daerah, sesuai dengan motto paradigma baru, yaitu memberdayakan usaha dan pengusaha daerah, memberdayakan usaha dari pinggiran sampai ke pusatdemi pemeraataan usaha, pemerataan pengusaha.

Data Kadin menunjukkan, saat ini masih banyak pengusaha yang belum memiliki sertifikat ISO. Mayoritas pengusaha yang memiliki ISO adalah perusahaan besar. Padahal sertifikat mutu memiliki banyak grade, mulai dari grade kecil hingga besar.

Strategi Kadin ke depan, akan memperdayakan pengusaha daerah secara merata, mulai dari pinggiran sampai kota. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi impor.

"Jangan mau kita digoblokin dengan menjadi pasar orang lain. Indonesia dipuji jago makan tahu dan tempe, supaya kedelai meraka dibeli," pungkasnya.

Untuk diketahui, PT ACM Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa sertifikasi. ACM merupakan cabang resmi dari ACM limited UK yang terakreditasi oleh UKAS. Produk ACM antara lain pemberian sertifikasi sistem manajemen seprti sistem manajemen mutu ISO 9001:2008, sistem manajemen lingkungan ISO14001:2004, Sistem manajemen keamanann pangan ISO 22000, dan sistem manajemen K3 OHSAS 18001:2007. Di Indonesia, ACM memiliki kantor afiliasi di Jakarta dan Surabaya.[wid]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya