Berita

hendardi/net

KISRUH FREEPORT

Tindakan Setya Novanto Bisa Dikategorikan Penipuan Dan Pemerasan

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 08:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dugaan pencatutan nama Jokowi-JK dalam proses negosiasi kontrak dengan PT Freeport Indonesia oleh Ketua DPR Setya Novanto adalah tindakan tidak bermoral dari seorang pejabat negara.

"Tindakan Setya Novanto juga bisa dikualifikasi sebagai penipuan dan atau pemerasan," kata Ketua Setara Institute, Hendardi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 18/11).

Hendardi menilai, jikapun hal ini tidak terbukti secara hukum namun tindakan Setya Novanto sudah cukup alasan untuk memberhentikan dirinya sebagai Ketua DPR. Hal ini pun harus menunggu proses dan mekanisme di Mahkamah Kehormatan Dewa.


Hendari mengingatkan, Ketua DPR adalah cermin kehormatan lembaga, karena itu penerapan standar etika dan integritas yang tinggi bagi seorang pimpinan adalah keharusan untuk menjaga martabat lembaga tinggi negara.

"Tetapi karena mekanisme pemberhentian Ketua yang berliku dan politis, sebaiknya Setya Novanto mengundurkan diri," demikian Hendardi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya