Berita

Pansel BPJS Naker Diminta Fokus Seleksi Direktur Khusus Kepesertaan

SELASA, 17 NOVEMBER 2015 | 05:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

BPJS Watch mengimbau Panitia Seleksi (Pansel) Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan agar fokus menseleksi direktur khusus masalah kepesertaan.

"Saat ini masalah kepesertaan dan masalah hukum-hubungan antar lembaga dipegang oleh satu direktur. Pansel harus lebih fokus menseleksi direktur khusus masalah kepesertaan, tidak lagi dicampur dengan masalah hukum-hubungan antar lembaga," kata Kordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/11).

Menurutnya, direktur khusus kepesertaan mesti dipisahkan seiring banyaknya masalah yang harus diurus. UU No 40/2004 dan UU No 24/2011 memerintahkan seluruh pekerja wajib menjadi peserta program JHT, Kematian dan Kecelakaan Kerja. Sementara faktanya, saat ini, baru 30% pekerja yang baru mengikutinya. Selain itu, baru 3.9 juta pekerja yang ikut program pensiun di BPJS Naker.

Banyak perusahaan yang menunggak dan tidak mau bayar iuran, menurut Timboel, juga menjadi masalah besar terkait kepesertaan. Selama era Jamsostek, minimnya pekerja yang menjadi peserta Jamsostek menjadi masalah klasik yang tidak bisa diselesaikan.

"Agar masalahnya tidak terulang, wajib ada perhaatian khusus dari pansel untuk masalah kepesertaan ini," tukas Timboel.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya