Berita

Bisnis

Kadin Fokus Berdayakan Pengusaha Daerah Dan Sektor UKM

SENIN, 16 NOVEMBER 2015 | 09:58 WIB | LAPORAN:

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam kepengurusan periode 2015-2020 berkomitmen fokus mendorong anggotanya untuk membina dan mendorong serta membesarkan seluruh anggotanya.

Seperti diketahui Kadin hasil Musyawarah Nasional ke-8 di Jakarta akhir Oktober lalu itu beranggotakan para pangusaha kecil dan menengah hingga pengusaha besar.

"Kadin akan mendorong, membesarkan seluruh pengusaha, sehingga tidak lagi terkotak-kotak atau terfokus pada kelompok tertentu saja," ujar Ketua Umum Kadin, Eddy Ganefo.


Eddy menambahkan, dalam anggaran dasarnya Kadin juga berkomitmen menggalakkan industri dan perdagangan  berbasis sumber daya yang melimpah di dalam negeri. Dengan begitu, Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar negara asing.

"Dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), ini juga salah satu strategi kita bertahan. Pasar kita ini sangat besar. Kalau kita bisa mengurangi impor, tentu neraca perdagangan kita akan positif,” imbuh Eddy yang juga Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Dengan target seperti itu, Eddy optimistis, para pengusaha terutama di daerah yang selama ini tidak pernah diperhatikan tidak pernah diberdayakan, akan mampu bersaing dan berjaya.

Untuk menjaga komitmen tersebut, Eddy menegaskan, Kadin Daerah akan mendapatkan perhatian lebih dari pengurus pusat. Pasalnya, ia menilai selama ini Kadin Daerah dianggap hanya sebagai pelengkap organisasi.
 
"Kadin Pusat kalau ketemu pengurus di daerah, cukup bertemu di bandara tanpa mau melihat ke lapangan,” tandas Eddy.


Eddy menegaskan, kepengurusan Kadin yang dipimpinnya sangat sah karena didukung oleh seluruh Kadin Daerah di Indonesia. Tidak seperti Kadin hasil Munas 2010 yang dinilai tidak menjalankan amanah Munas.

"Kalau ada Kadin yang lain dan akan menyelenggarakan munas, itu Kadin nomor dua," tegasnya.

Ia meyakinkan Kadin saat ini solid karena sokongan berbagai pengusaha di daerah juga sangat kuat.[wid]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya