Berita

ilustrasi/net

Reshuffle, Jokowi Berkuasa Penuh 

Lawan Campur Tangan Pejabat-Pengusaha Anasir KKN
SABTU, 14 NOVEMBER 2015 | 08:09 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

APA harapan masyarakat kepada Presiden Jokowi yang dalam waktu dekat akan melakukan reshuffle jilid kedua?

Apalagi sudah bukan rahasia bahwa personil kabinet Jokowi sembilan bulan yang lalu (sebelum dilakukan reshuffle jilid pertama) sangat didominasi oleh Jusuf Kalla.

Bekas wakil presidennya SBY ini seperti diketahui saat itu sangat dominan dalam menentukan personil kabinet.


Dan seperti diketahui pula, menteri-menteri pilihan JK tersebut umumnya mengecewakan, karena berkelas KW-2 dan KW-3. Salah satu indikator yang dapat dirasakan masyarakat adalah merosotnya kondisi perekonomian nasional.

Namun setelah Jokowi melakukan reshuffle jilid pertama pada 12 Agustus yang lalu dengan menggunakan hak prerogatif secara penuh situasi yang semula negatif berubah jadi positif dan mulai ada orientasi, keberpihakan kepada rakyat serta strategi yang jelas.

Jokowi berhasil memperlihatkan kepada masyarakat bahwa dia mampu memilih menteri yang tepat dan sesuai dengan cita-cita Tri Sakti, Nawa Cita, serta Revolusi Mental.

Momentum suksesnya Jokowi dalam memilih menteri ini harus dilanjutkan untuk meningkatkan harapan, kinerja, dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Jangan lagi ditentukan oleh JK.

Apa yang harus dijadikan kriteria oleh Jokowi dalam memilih menteri saat reshuffle nanti?

Pertama, Jokowi harus memilih menteri yang satu visi dan memiliki leadership, punya kompetensi, dan profesional, terutama dalam memilih menteri di bidang ekonomi dan hukum.

Kedua, tidak boleh lagi pejabat yang merangkap pengusaha ikut campur tangan dalam urusan memilih menteri, karena akan sarat dengan berbagai kepentingan yang pada akhirnya bukan hanya akan merugikan rakyat, tetapi juga merugikan Presiden Jokowi sendiri. Karena pejabat merangkap pengusaha merupakan ‘’Dwi Fungsi’’ yang identik dengan KKN.

Reshuffle kabinet jilid kedua yang menurut kabar akan dilakukan sekitar akhir bulan November ini boleh dibilang lumayan besar karena akan melibatkan sekitar delapan sampai sembilan menteri yang terkena reshuffle. Karena itu rakyat menaruh harapan yang sangat besar pula kepada Presiden Jokowi supaya reshuffle kali ini sebenar-benarnya ditentukan oleh Jokowi.

Dengan reshuffle jilid kedua ini rakyat berharap cita-cita Tri Sakti, Nawa Cita, dan Revolusi Mental dapat terwujudkan, dan kalau ini terlaksana Jokowi yang memang merupakan presiden pilihan rakyat kelak akan dikenang bukan saja sebagai penerus cita-cita Sukarno, tetapi juga merupakan Presiden RI yang telah memberikan sumbangsih atau amal sejarah kepada negara dan bangsa, karena keberpihakannya benar-benar kepada rakyat. [***]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya