Berita

Hukum

ICW Jangan Samarkan Kasus Sumber Waras‎

JUMAT, 13 NOVEMBER 2015 | 20:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejumlah aktivis dan pemerhati mewakili elemen masyarakat mendatangi‎ Kantor BPK Perwakilan Jakarta untuk memberikan dukungan moril terkait pengungkapan dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemprov DKI, Jumat (13/11).

Para ‎perwakilan tersebut diterima langsung Ketua BPK Perwakilan Jakarta Efdinal. Aktivis yang juga budayawan Ratna Sarumpaet dan Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto hadir dalam pertemuan.

"Ini merupakan gerakan spontan dari masyarakat. Kita dukung BPK menuntaskan audit investigasi kasus RSSW, sekaligus menghadapi serangan ICW," kata Sugiyanto kepada Kantor Berita Politik RMOL usai pertemuan.

‎Sgy, demikian disapa, mengungkapkan dirinya bersama perwakilan elemen masyarakat lainnya sepakat serangan ICW kepada BPK sebagai upaya pengalihan isu.‎ Kalau tidak mau dikatakan demikian, dia menantang ICW untuk juga kritis terhadap berbagai dugaan korupsi besar di Pemprov DKI.

"BPK sedang fokus melakukan audit investigasi, ICW jangan mengaburkan masalah," imbuh Sgy, yang sudah melaporkan skandal pembelian lahan RSSW ke KPK.

Dua hari lalu, aktivis ICW melaporkan pejabat BPK berinisial EDN atas dugaan melanggar kode etik, menggunakan wewenangnya sebagai pejabat BPK untuk kepentingan pribadinya ke Majelis Kehormatan Kode Etik BPK RI‎. Inisial EDN disebut-sebut merujuk pada nama Efdinal, Ketua BPK Perwakilan Jakarta.

F‎ebri Hendri dari Divisi Investigasi ICW mengklaim pejabat BPK tersebut menyalahgunakan wewenang untuk mencari keuntungan dengan menawarkan lahan sengketa di tengah area TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, kepada Pemerintah Provinsi DK‎I.

"Memang ICW tidak menyebut nama, hanya inisial. Tapi publik curiga tindakan mereka sebagai upaya mengalihkan opini," tukas Sgy.[dem

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya