Berita

Tuduhan ICW Menyesatkan, Efdinal Tak Kendor Investigasi Kasus Sumber Waras

JUMAT, 13 NOVEMBER 2015 | 20:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kepala ‎BPK Perwakilan Jakarta Efdinal membantah ‎tuduhan telah menyalahgunakan wewenang untuk mencari keuntungan dengan menawarkan lahan sengketa di tengah area TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, kepada Pemerintah Provinsi DKI.

‎Efdinal mengatakan tuduhan ‎Indonesian Corruption Watch (ICW) terhadap dirinya tidak benar alias menyesatkan.

Bantahan disampaikan Efdinal saat menerima sekitar 20 an aktivis, pemerhati dan warga DKI yang konsen menyorot berbagai skandal di Pemrov DKI di  kantornya, Jakarta, Jumat (13/11).


Hadir dalam pertemuan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 ‎itu antara lain aktivis yang juga budayawan Ratna Sarumpaet dan Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto.

"Ketua BPKP Jakarta cukup clear menjawab tuduhan ICW. Dia (Efdinal) bilang tidak salah," ‎kata Ratna Sarumpaet menceritakan isi pertemuan kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Efdinal, kata Ratna, juga menyatakan fitnah ICW tak membuat dirinya kendor melakukan audit investigasi kasus pembelian tanah Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW) ‎oleh Pemprov DKI. Hasil audit pertama ditemukan pembelian lahan seluas 3,7 hektar itu terindikasi merugikan APBD DKI sebesar Rp 191 miliar.

"Kedatangan kita untuk mengklarifikasi tuduhan ICW. Jangan sampai rongrongan ICW mengaburkan masalah sebenarnya," imbuh Ratna.‎

"Tadi kita minta tidak kendur. Karena tidak salah, ‎beliau (Efdinal) sampaikan tidak kendor. Beliau janji selesaikan audit Investigasi yang diminta KPK akhir bulan ini," demikian Ratna.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya