Berita

Komite II DPD Awasi Sosialisasi Pencantuman SNI

SELASA, 10 NOVEMBER 2015 | 18:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komite II DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perindustrian dalam rangka untuk mengetahui sejauhmana sosialisasi penerapan sanksi pidana dan sanksi administrasi terkait kebijakan pemerintah mengenai pemberantasan peredaran barang impor ilegal dan pencantuman Standar Nasional Indonesia (SNI ).

Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba yang bertemu dengan Kepala Pusat Standardisasi Kementerian Perindustrian, Tony T.H. Sinambela menekankan pentingnya sosialisasi terhadap dampak penerapan Pasal 120 UU Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian dan  Pasal 113 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

"Penerapan undang-undang ini sangat bagus untuk perlindungan konsumen, namun penerapannya perlu didahului dengan sosialisasi kepada seluruh masyarakat, terutama kepada para pelaku usaha baik industri maupun perdagangan," kata Parlin di sela kunjungannya, Selasa (10/11).


Menurut dia, sosialisasi penting dilakukan untuk menjaga iklim usaha kita agar tetap kondusif. Sebelum pemberlakuan kedua UU tersebut, katanya, banyak barang-barang di pasaran yang belum mencantumkan SNI. Oleh karena itu, Pemerintah diharapkan dapat memberikan tenggang waktu kepada para pelaku usaha tersebut untuk menarik barang-barang yang tidak sesuai SNI sehingga mereka tidak mengalami kerugian.

"Tenggang waktu ini bisa diberikan selama masa sosialisasi," ujar Parlin.[dem]






Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya