Berita

Politik

Jangan Buru-Buru Tetapkan Soeharto Pahlawan Nasional

SELASA, 10 NOVEMBER 2015 | 16:47 WIB | LAPORAN:

Hari ini, Selasa (10/11)  bangsa Indonesia memperingati  Hari Pahlawan 10 November. Kemarin, mencuat wacana agar mantan penguasa Orde Baru Soeharto diberi gelar pahlawan nasional seperti diusulkan PKS.

Namun PKS, seperti yang disampaikan Hidayat Nurwahid membantah kalau partainya mengusulkan wacana itu.

Di luar dari bantahan PKS tersebut, lantas bagaimana sikap aktivis 1998, salah satu elemen gerakan mahasiswa yang ikut andil melengserkan Soeharto dari singgasana kekuasaan selama 32 tahun, menyikapi wacana itu?


Aktivis Forum Kota (Forkot), Adian Napitupulu misalnya secara tegas menyatakan ketidaksetujuannya kalau Soeharto diberi gelar pahlawan nasional. Adian yang kini menjadi anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan beralasan  kalau gelar pahlawan nasional tidak diberikan kepada sembarang orang.

"Saya jelas tidak setuju kalau Soeharto diberi gelar pahlawan nasional," kata Adian Napitupulu lewat  Blackberry Message kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Selasa, 10/11).

Menurut Adian, terlalu banyak dosa masa lalu Soeharto, terutama kejahatan kemanusiaan yang sulit dilupakan oleh rakyat Indonesia. Untuk itu, pihaknya meminta kepada Dewan Gelar Pahlawan Nasional untuk tidak tergesa-gesa memberikan gelar itu kepada Soeharto.

Menurut dia, ‎perlu diteliti apa saja yang telah dilakukan Soeharto termasuk ada tidak kejahatan-kejahatan kemanusiaan, pelanggaran-pelanggaran HAM yang pernah dilakukan dalam periode masa lalu.

"Dewan Gelar Pahlawan Nasional untuk lebih teliti dalam pemberian gelar pahlawan nasional. Gelar itu diberikan kepada tokoh yang  tidak memiliki kejahatan-kejahatan kemanusiaan di masa lalu," tegas Adian.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya