Berita

Politik

Pemerintah Diminta Tetapkan Diwali Hari Libur Nasional

SELASA, 10 NOVEMBER 2015 | 15:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah diminta untuk menetapkan hari raya Diwali sebagai libur nasional.‎ Diwali atau dalam bahasa sangsekerta Deepavali, dalam budaya etnis India berarti "Festival Cahaya", festival melambangkan kemenangan kebaikan atas kebathilan.

"Bapak Presiden, setiap tahun, demi keadilan, kami selalu berharap Diwali bisa masuk dalam kalender resmi negara. Hampir setiap tahun juga kami anak muda menyuarakan hal ini. Mohon didengar suara kami," ujar KRT. Abhiram Singh Yadav dalam keterangannya, Selasa (10/11).

‎Dikatakan Abhiram, penetapan Diwali sebagai hari libur nasional adalah simbol pengakuan terhadap etnis India yang sudah merupakan satu kesatuan dari kebhinekaan etnis yang ada di Indonesia.‎‎ Untuk itu Presiden Jokowi diharapkan Abhiram, bisa memberikan perhatian khusus terkait pengakuan politis melalui libur nasional.‎

"Demokrasi di Indonesia harus dilanjutkan dan di tingkatkan, setelah pengakuan terhadap etnis Thioghoa di Indonesia dengan menetapkan Imlek sebagai libur nasional, maka saatnya pemerintah juga memikiran untuk menetapkan hari raya Diwali sebagai libur nasional sebagai bentuk pengakuan etnis India yang merupakan bagian dari masyarakat Nusantara,"  ujar Abhiram yang menjabat Vice Chairman CAYC (Committee for ASEAN Youth Cooperation) selama 3 periode sebagai wakil Indonesia.

Menurut dia, saat ini diketahui banyak Negara yang menetapkan Diwali sebagai libur nasional di antaranya Malaysia dan Singapura, bahkan juga Amerika Serikat. ‎

Umat Hindu, Jain, Sikh serta sebagian Buddha sama-sama menganggap festival ini sebagai perayaan hidup dan dimanfaatkan untuk memperkuat tali persaudaraan antara keluarga dan teman. Untuk umat Jain, ini adalah salah satu festival terpenting, dan menandai dimulainya tahun Jain. Perayaan ini juga termasuk festival penting bagi umat Sikh.

"Masyarakat etnis India di tanah air kan merupakan bagian dari sejarah Indonesia yang tak terpisahkan. Saya rasa akan sangat bijak jika hal ini diangkat sebagai Libur Nasional toh juga banyak negara sudah menetapkanya seperti Singapura dan Malaysia. Bahkan Presiden Amerika Serikat, Barak Obama, merayakan festival Diwali di Gedung Putih sebagai simbol bahwa etnis India merupakan bagian dari bangsa Amerika juga.  Etnis India kan juga bagian dari Bhineka Tunggal Eka," ujar Abhiram.

Abhiram yang juga merupakan tokoh muda keturunan India yang aktif di berbagai organisasi dan kerap mewakili Indonesia di kancah diplomasi Internasional ini berharap pemerintah dan  partai-partai politik bisa memberikan perhatian terkait akan hal ini.

"Saya rasa partai-partai politik bisa mengusulkan hal ini, apalagi jika bisa ditanggapi oleh Bapak Presiden akan menjadi era baru bukti demokrasi di tanah air,” kata Abhiram yang aktif di berbagai posisi strategis di DPP KNPI, Pemuda Tani, Partai Golkar dan banyak lagi.

"Dalam kesempatan ini sebagai anak muda bangsa Indonesia, saya juga ingin ucapakan Selamat hari raya Deepwali bagi Bapak Presiden". Ucap Abhiram mewakili etnis India Indonesia yang meruapakan bagian dari rasa kesatuan 'Saya Indonesia'.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya