Berita

Menteri Yuddy: Masa Gaji Presiden Lebih Rendah dari Pejabat BUMN

SENIN, 09 NOVEMBER 2015 | 21:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mendukung usulan kenaikan gaji presiden dan wakil presiden.

"Secara pribadi saya setuju," kata Menteri Yuddy di Jakarta, Senin (9/11).

Kenaikan gaji presiden dan wapres sebelumnya diusulkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Yuddy mengatakan setuju gaji RI 1 dan RI 2 dinaikan karena saat ini lebih rendah dibanding gaji pejabat BUMN. Dia mencontohkan gaji Gubernur Bank Indonesia serta direksi rata-rata sebesar Rp 200 juta.


"Masa gaji presiden lebih rendah dibanding gaji pejabat BUMN. Presiden dan wapres kan tugas serta tanggung jawabnya besar. Mereka malah gajinya hanya Rp 50 juta-Rp 60 juta kalau jauh dibanding direksi BUMN," ucap Yuddy.

Selain itu, dia juga mencontohkan Menteri BUMN Rini Soemarno yang  mendapat gaji sekitar Rp 21 juta. Sementara itu, direksi BUMN‎ yang ditunjuk Rini mendapat gaji di atas Rp 100 juta.

"Sistem penggajian ini sangat tidak manusiawi karena tidak imbang dengan tanggung jawab yang diemban. Kami mengimbau masyarakat untuk objektif melihat ini karena sudah sepantasnya gaji presiden serta wapres dinaikkan. Bahkan sistem penggajian di Indonesia harus diubah, di mana presiden lah yang harus memiliki gaji tertinggi," beber Yuddy seperti dilansir JPNN.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya