Berita

Kemensos Rehabilitasi 16.785 Orang Korban Narkoba

MINGGU, 08 NOVEMBER 2015 | 19:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah tahun ini akan merehabilitasi 100 ribu korban penyalahgunaan narkoba. Rehabiliasi terhadap 10 ribu korban diantaranya ditugaskan kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

"Dari 100 ribu, Kemensos mendapat tugas merehabiliasi 10 ribu di 118 Insitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL)," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan di IPWL Yayasan Sinar Jati, Kemiling, Lampung, Minggu (8/11).
 
Khofifah mengatakan kementeriannya baru saja merehabilitasi sosial 5 ribu korban penyalahgunaan narkoba. Jadi, total sudah 12.214, dan jika ditambah dengan penjangkauan 16.785 termasuk yang menjalani rehabilitasi di panti.


"Lima ribu sudah direhabiltasi sosial oleh Kemensos dan total 12.214 dan jika ditambah dengan penjangkauan menjadi 16.785 orang," katanya.

Tahun depan, jika Presiden meningkatkan target rehabilitasi menjadi 200 ribu. Namun, sebelumnya akan dilakukan penghitungan terhadap kapasitas 118 IPWL dan kemampuan penjangkauan (outreacher).

"Pasti dilakukan penghitungan ulang terhadap kapasitas 118 IPWL yang ada dan kemampuan penjangkauan. Sebab, peserta rehabilitasi tersebut ada yang sedang sekolah, kuliah dan bekerja," katanya.

Ke-118 IPWL mendapatkan akreditasi dari Kemensos dan didukung kanselor adiksi dan pekerja sosial (peksos) adiksi yang tersertifikasi agar memiliki kompetensi menangani korban penyalahgunaan narkoba.

"Ada 700 peksos adiksi 500 kanselor adiksi dan penanganan ideal setiap 10 klien mendapatkan 1 kanselor adiksi dan 1 peksos adiksi," tandasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya