Berita

ilustrasi/net

Paket Kebijakan Ekonomi Belum Sentuh Masyarakat Bawah

MINGGU, 08 NOVEMBER 2015 | 02:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini daya beli masyarakat menurun. Tentu saja hal ini menjadi beban berat bagi pedagang pasar tradisional. Terlebih lagi trend penurunan daya beli masyarakat tersebut telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir.

"Paket kebijakan ekonomi saat ini belum memulihkan daya beli masyarakat yang mana dampaknya sangat terasa oleh pedagang pasar tradisional di seluruh Indonesia," kata Wasekjen Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 8/11).

Menurut Reynaldi Sarijowan, kebijakan paket ekonomi yang di keluarkan pemerintah belum menyentuh dan fokus pada pemulihan penurunan daya beli masyarakat. Para pedagang pasar tradisional banyak mengeluhkan situasi ini, karena trend penurunan-nya mencapai 40 perse dibandingkan tahun 2014.


"Saat ini ada potensi trend kenaikan harga barang kebutuhan pokok di beberapa daerah, dan ini bukti bahwa paket kebijakan ekonomi belum menyentuh ke masyarakat bawah dan menengah," demikian Reynaldi Sarijowan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya