Berita

PDIP Bali Gelar Dialog dengan Semua Calon Kepala Daerah

SABTU, 07 NOVEMBER 2015 | 11:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

.  Sejumlah tokoh akademisi, tokoh kebudayaan, pertanian, dan pakar kebudayaan hadir dalam acara dialog dengan para calon kepala daerah yang digelar DPD PDI Perjungan Bali.

‎Kegiatan yang dilaksanakan di kantor DPD PDIP Bali ini untuk meningkatkan sinergitas antar daerah dan mempertajam komitmen kerakyatan seluruh pasangan calon PDIP di Pilkada Bali.‎ 

‎"Keseluruhan pasangan calon PDIP telah menegaskan komitmennya untuk lebih memilih jalan Trisakti Bung Karno untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali", tegas Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, I Wayan Koster, Sabtu (7/11). 

‎Menurut Koster, dialog benar-benar mampu memberikan gambaran kesiapan seluruh calon PDIP untuk mememenangkan pilkada. Dialog semakin menarik dan meriah dengan tampilnya Nico Siahaan dan Rieke Diah Pitaloka sebagai moderator. Keduanya tampak mengenakan pakaian adat Bali. 

‎‎Sementara dari unsur DPP PDIP yang hadir antara lain Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP Prananda Prabowo, dan Made Urip. Merekapun nampak sangat serius mendengarkan pemaparan visi misi calon. 

‎"Semua calon PDIP dari Bangli, Tabanan, Denpasar, Badung, Jembrana dan Karang Asem tersebut, sangat memahami bagaimana Trisakti dibumikan dalam program pemerintahan, ekonomi, kerakyatan, dan kebudayaan. Kesemuanya mampu menangkap kehendak masyarakat Bali", jelas Hasto Kristiyanto. 

‎Hasto menambahkan, dialog pemaparan agenda pemerintahan seluruh pasangan calon PDIP tersebut merupakan terobosan penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi.

"Keseluruhan gagasan kerakyatan yang membumi itu dilandasi semangat gotong royong adalah modal PDIP dalam memenangkan pilkada serentak," ujar Hasto.‎ [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya