Berita

foto:humas mpr

Zulhas Berharap Relasi Parlemen RI-India Berlanjut ke Pemerintah

SELASA, 03 NOVEMBER 2015 | 11:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Presiden India dan sekaligus Ketua Senat India Mohammad Hamid Ansari menggelar kunjungan kenegaraan ke Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) . Dalam kunjungan ini, Wapres Hamid disambut secara lengkap oleh pimpinan MPR RI di Ruang Delegasi, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11).

Dalam pertemuan ini, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa Indonesia dan India memiliki sejarah hubungan yang dekat dan sangat panjang. Terlebih, kedua negara memiliki banyak kesamaan, seperti negara dengan demokrasi terbesar di dunia dan sama-sama negara G20.

Zulkifli pun menjabarkan bahwa MPR memiliki tugas dalam mengawal konstitusi, melantik dan memberhentikan presiden, serta mengubah konstitusi.


"Selain itu MPR juga mengawal empat konsensus dasar, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Zulhas, begitu ia disapa di hadapan Hamid Ansari.

Dengan kunjungan ini, ketua umum PAN itu berharap hubungan antara India dan Indonesia semakin dekat. "Hubungan yang terjalin di parlemen diharapkan bisa berlanjut ke hubungan antar pemerintah dan rakyat di kedua negara, demi kesejahteraan bersama," sambungnya.

Sementara hal serupa juga diutarakan Hamid Ansari. Ia berharap agar hubungan kedua negara tidak hanya berhenti pada hubungan parlemen kedua negara.

"Kami ingin hubungan yang lebih erat lagi. Hubungan kedua negara yang lebih kuat lagi," ujarnya.

Sekadar informasi, di India memiliki dua kamar parlemen, yaitu Rajya Sabha (Dewan Negara Bagian) dan Lok Shaba (Dewab Perwakilan Rakyat).

Rajya Sabha ini beranggotakan 250 orang dengan massa jabatan 6 tahun. Dalam hal ini, Wapres India secara otomatis akan juga dinobatkan menjadi ketua Rajya Sabha.[wid] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya