Berita

foto:net

Bisnis

Lion Air Sambut A330-300 Pertamanya

SELASA, 03 NOVEMBER 2015 | 10:27 WIB | LAPORAN:

Lion Air Indonesia, bagian dari Lion Group, telah menerima pesawat berlorong ganda A330-300 pertamanya. Pesawat bermesin Rolls Royce Trent 700 tersebut merupakan unit pertama dari tiga A330 yang dipesan oleh Lion Group.

Pesawat ini memiliki kemampuan untuk mengangkut 440 penumpang pada pengaturan kelas tunggal. Lion Air akan menggunakan armada A330 untuk penerbangan ke Saudi Arabia serta rute-rute domestik yang padat.

"Kami memilih A330 karena kemampuannya untuk beroperasi di berbagai kondisi layanan dengan efisiensi maksimum," kata Rusdi Kirana, salah satu pendiri Lion Group melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (3/10).


Rusdi yakin A330 yang menggantikan pesawat 747, akan secara signifikan mengurangi biaya operasional pada penerbangan umrah.

Airbus Chief Operating Officer, John Leahy mengatakan, dari regional hingga layanan jarak jauh, A330 bisa melakukan semuanya dengan biaya operasional yang lebih rendah.

"Lion Air akan mendapat keuntungan yang besar dari biaya operasional yang lebih rendah, jarak tempuh yang lebih jauh, dan keandalan yang sudah terbukti. A330 adalah platform sempurna untuk layanan maskapai yang padat penumpang dan berbiaya rendah," katanya.

Lion Air terbang pertama kali pada tahun 2000. Saat ini Lion Grup beroperasi di jaringan  yang meliputi 100 tujuan di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara, dan juga layanan jarak jauh ke Saudi Arabia. Hari ini, 11 A320ceo dioperasikan oleh Batik Air, unit full service milik Lion Group; Sementara itu, terdapat 225 pesawat Airbus yang belum dikirim kepada Lion Group, terdiri dari 223 unit A320 dan dua A330.

A330 adalah salah satu pesawat berlorong ganda paling populer yang telah membukukan 1.500 pesanan, dan lebih dari 1.200 unit telah dikirim pada 110 operator di seluruh dunia. Pesawat ini menawarkan biaya operasional yang paling rendah di kategorinya, dan berkat investasi dan inovasi yang berkelanjutan, A330 telah menjadi pesawat paling menguntungkan dengan performa terbaik di kelasnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya