Berita

Nusantara

‎Pilkada Jadi Ajang Hate Speech di Bengkulu

Warga Nemu 5 Ton Koran Fitnah
SENIN, 02 NOVEMBER 2015 | 14:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Meski Kapolri baru saja menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang penanganan bagi yang menyebarkan kebencian, sejumlah pihak justru memanfaatkan Pilkada Serentak sebagai ajang menyebarkan pernyataan kebencian (hate speech). Pilgub Bengkulu menjadi ajang yang paling sering dilanda tindakan yang bisa memancing emosi massa tersebut.

‎Kasus terbaru terjadi pada Minggu malam (1/11) ketika warga kecamatan Curup Tengah, Bengkulu, menangkap sebuah bus yang berisi 5 ton koran berisi fitnah terhadap Calon Gubernur Bengkulu, Dr. Ridwan Mukti, yang siap disebarkan ke berbagai pelosok Bengkulu.

Koran mingguan KB tersebut baru saja dicetak di Bandung dan diangkut dengan Bus Putra Raflesia ke Bengkulu. Namun, belum sampai di tujuan, sejumlah warga yang juga relawan Ridwan Mukti menangkap bus yang keseluruhan isinya adalah koran yang menyebarkan fitnah dan kebencian itu.

"Beruntung kami bisa meredam emosi warga sehingga kami bisa menggiring bus berisi koran fitnah itu ke Polres Rejang Lebong" ungkap Heri, salah seorang relawan Ridwan Mukti yang ikut menangkap bus tersebut.

Kuasa hukum pasangan Dr. Ridwan Mukti dan Dr. Rohidin Mersyah (RM SATU) yang ikut menyaksikan barang bukti itu digiring ke Bawaslu Bengkulu Minggu malam, menyesalkan praktik demokrasi yang tidak sehat itu.

"Kami kan sudah melaporkan mereka ke Dewan Pers, sedang diproses dan kita sedang menunggu putusannya, tapi mereka terus saja mencetak dan menyebarkan koran seperti ini. Aparat kepolisian harusnya segera bertindak, apa lagi Kapolri sudah mengeluarkan surat edaran tentang ini" tegas Benni Ridho, S.H, kuasa hukum pasangan RM SATU.

Akibat lambatnya penanganan kasus ini, situasi politik di Bengkulu makin memanas dan konflik di akar rumput mulai muncul.

Kampanye hitam melalui koran KB yang berisikan berita-berita yang tidak berdasar dan sama sekali tidak melakukan konfirmasi ini adalah yang ketiga kalinya menyerang Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah yang pada Pilgub Bengkulu berhadapan dengan pasangan Sultan B. Najamuddin dan Mujiono. Selain menyudutkan Ridwan, koran mingguan ini juga mendiskreditkan Kabupaten bekas Ridwan berkuasa sebelumnya, Musi Rawas, Sumsel.

‎"Ini cetakan ketiga. Cetakan satu dan dua sudah kami laporkan. Penemuan bus berisi koran fitnah ini jadi bukti yang kuat," terangnya.

Koran Mingguan KB terus menerus dicetak dan disebarkan karena hingga saat ini Dewan Pers masih menyiapkan putusan akhir, sementara Polda Bengkulu menolak untuk memproses kasus tersebut karena dianggap sebagai kewenangan Bawaslu.

"Kasus ini mengingatkan publik tentang tabloid Obor Rakyat yang pada Pilpres lalu menyerang dan memfitnah Capres Jokowi yang kasusnya langsung ditangani oleh Mabes Polri.‎ Serangan ke pihak kami sudah terstruktur, sistematis dan massif," ujarnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya