Berita

Bisnis

Kesepakatan Masuk TPP Upeti Jokowi ke AS

MINGGU, 01 NOVEMBER 2015 | 13:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keputusan Presiden Joko Widodo menyepakati Indonesia bergabung dalam perdagangan bebas kawasan Pasufik atau Trans Pacipic Partnership (TPP) terus menuai kecaman.

Bagi sebagian pengeritik, kesepakatan kerja sama itu tak lebih sebagai 'upeti' yang disetorkan Jokowi kepada Amerika Serikat.

"Nampaknya Jkw (Jokowi) benar-benar ingin menyenangkan Amrik sehingga menghadap Obama dengan mempersembahkan TPP sebagai upeti. Tidak mikir akibatnya pada perkonomian nasional!" kata ekonom senior Fuad Bawazier dalam pesan elektorniknya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/11).


Menurut Fuad, Jokowi tidak bisa serta merta memutuskan Indonesia masuk dalam TPP. Jokowi harus meminta persetujuan DPR terlebih dahulu sebelum keputusan kerjasama diberlakukan.

"Lagi pula belum ada study tentang manfaat dan kesiapan Indonesia bila masuk TPP," imbuh Fuad.

Tetapi karena Jokowi sudah nyelonong terlalu jauh, Fuad mendesak DPR untuk tidak tinggal diam. DPR, menurut mantan Menteri Keuangan ini, perlu segera memanggil Jokowi.

"DPR harus memanggil Presiden Jkw untuk menjelaskan dan mempertanggung-jawabkan maksudnya bergabung ke TPP,"  demikian Fuad.[dem]




Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya