Berita

rini soemarno/net

Federasi Serikat Pekerja BUMN Minta Jokowi Segera Copot Rini Soemarno

MINGGU, 01 NOVEMBER 2015 | 05:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo harus segera memberhentikan Rini Sumarno sebagai menteri BUMN karena gagal meyakinkan parlemen untuk meloloskan penyertaan modal negara (PMN) bagi BUMN.

Demikian disampaikan Ketua Umum Komite Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja BUMN, Arief Poyuono, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 1/11).

Menurut Arief, point dan pandangan ini merupakan hasil rapat FSP BUMN Bersatu pada Sabtu kemarin (31/10), yang kemudian disebut Manifesto Politik Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Rapat digelar terkait dengan ditolaknya Pemyertaan Modal (PMN) Negara BUMN pada APBN 2016.


Arief menilai, agalnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi seperti PLN untuk mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 10 triliun memberikan hak untuk pemerintah menghilangkan subsidi listrik bagi keluarga prasejahtera dan tidak mampu dan ancaman byarpet tahun 2017 akibat kurangnya masukan daya listrik karena proyek 35.000 Megawatt akan terganggu.

Kepada BUMN yang gagal mendapat PMN dan belum go public, jelas Arief, bisa mengajukan go public ke DPR bila book value-nya memungkinkan.  Sementara bagi BUMN yang ditolak PMN-nya dan butuh modal kerja tapi tidak bisa go publik bisa segera mengkonsolidasi aset-aset nya agar bisa dijual. Sebab bila utang tidak dibayar maka BUMN tersebut terancam dipailitkan.

"Mohon pada Menkeu dan DPR untuk lepas aset yang kurang produktif," demikian Arief. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya