Berita

beni pramula/net

Politik

Sembilan Massa ATM yang Diciduk Polisi Sudah Dibebaskan

SABTU, 31 OKTOBER 2015 | 13:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Unjuk rasa yang digelar ribuan massa Aliansi Tarik Mandat (ATM) Jokowi-JK pada Rabu (28/10) ricuh. Mereka terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang berjaga di depan pintu gerbang.

Dalam insiden ini, sebanyak 9 kader ATM yang dianggap sebagai provokator diciduk polisi dalam kejadian tersebut. Mereka adalah Zulfikar, Hendra, Nur Muhammad Majid, Arie, Rizky, Fahrurrozi, Ahmad, Karey, Jourdain Ntliadi, dan Triwulan Sari.

Namun begitu, Presidium ATM Beni Pramula mengatakan bahwa semua yang diciduk polisi sudah dilepaskan pada Kamis (29/10) malam.


"Semua sudah dilepas usai kita lobi dengan keras," ujar ketua umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (31/10).

Massa ATM yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai organisasi ekstra sudah sering melakukan demo. Dalam demo Rabu itu, ada 3 tuntutan yang disuarakan ATM. Pertama mendesak MPR RI untuk menggelar Sidang Istimewa mengembalikan UUD 1945 ke sebelum versi amandemen. Kedua, mendesak para wakil rakyat segera menarik mandat rakyat untuk Jokowi-JK memimpin negeri. Terakhir, mendesak negara untuk segera menasionalisasi aset-aset asing. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya