Berita

syarief hasan/rmol

Bisnis

Syarief Hasan: Subsidi BBM Jokowi Tingkatkan Angka Kemiskinan

KAMIS, 29 OKTOBER 2015 | 16:53 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Di tengah situasi ekonomi nasional yang tidak menentu seperti saat ini, kebijakan pemerintah Jokowi melalui Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Sudirman Said yang menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) dipandang tidak bijak.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengingatkan beban ekonomi masyarakat terutama kalangan menengah ke bawah sudah terlalu berat.

"Kebijakan subsidi BBM pemerintahan Jokowi melalui Menteri ESDM justru meningkatkan angka kemiskinan dan menurunkan daya beli rakyat," kata Syarief Hasan melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis (29/10).


Jika dibandingkan masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono selama dua periode, kata mantan menteri Koperasi dan UMKM tersebut, tanpa menghapus subsidi BBM pun ternyata mampu mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur hampir Rp 1.000 triliun dari APBN. Imbasnya, kesejahteraan rakyat meningkat.[wid]


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya