Berita

Politik

Humanika Minta Pengusaha Sawit Pembakar Lahan Dihukum Tegas

RABU, 28 OKTOBER 2015 | 14:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Janji Presiden Jokowi untuk menuntaskan asap dalam tempo 2 minggu hanya isapan jempol belaka. Kumpalan asap makin pekat dan sudah 3 bulan memapar Sumatera, Kalimantan dan sekarang mulai merambah Jakarta.

"Bencana asap menjadi berlarut-larut karena tidak ada tindakan tegas kepada para pembakar hutan," ujar Sekretaris Jenderal  Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik, Rabu (28/10).

Mengutip data yang dilansir Walhi, Sya'roni mengatakan perusahaan-perusahaan raksasa seperti Sinar Mas Grup, Raja Garuda Mas Grup, Wilmar Grup menyumbangkan titik pembakaran lahan terbesar.


Para perusahaan raksasa itu pada umumnya melakukan modus pembakaran untuk membuka lahan sawit. Bagi mereka pembakaran hutan merupakan jalan terpintas dan tercepat serta paling ekonomis untuk memperluas lahan.

Tapi, masih menurut Sya'roni, apa yang dilakukan oleh para pengusaha raksasa itu telah menyusahkan rakyat banyak. Setidaknya hingga sekarang jumlah korban yang meninggal akibat asap mencapai 10 orang, dan ratusan orang lainnya terjangkit ISPA akut.

"Tidak ada jalan lain, untuk mengakhiri bencana asap, Jokowi harus menindak para pengusaha sawit yang dengan sengaja membakar hutan. Jangan lindungi para pengusaha hitam. Mengeruk keuntungan di atas penderitaan rakyat merupakan tindakan biadab," tukas Sya'roni.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya