Berita

idrus marham/net

Politik

Idrus Ajak Agung Cs Duduk Bareng Dipimpin Golkar Bali

RABU, 28 OKTOBER 2015 | 14:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan keputusan yang memenangkan Golkar hasil Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie (ARB). Dengan hasil itu, Golkar kubu Ical mengajak kubu Agung Laksono untuk bisa duduk bersama membicarakan kepengurusan Golkar ke depan.

Sekjen DPP Golkar Idrus Marham meminta agar kubu Agung tidak mengajukan kasasi. Lebih baik, lanjutnya, kubu Agung duduk bersama kubu Ical membicarakan kepengurusan Golkar. Tapi pembicaraan itu, kata Idrus, harus dipimpin Golkar Ical.

"Tidak usah kasasi, kita bicarakan model kepengurusan ini saja. Tapi leadnya Bali, karena sesuai keputusan MA, Munas Ancol tidak sah, kalau mau itu baru bisa kita duduk bersama," ujarnya dalam jumpa pers di Puang Ocha, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10).


Dijelaskan Idrus, meski dalam putusan MA tidak disebutkan Menkumham harus mengeluarkan SK kepengurusan Munas Bali, namun Munas Bali telah sah sebagai Golkar yang diakui secara hukum.

"Jadi gini, kenapa harus Bali yang mimpin? Memang MA tidak disebutkan Munas Bali atau Riau yang pimpin Golkar. Tapi, SK Menkumham Kepengurusan Ancol telah dibatalkan dan sesuai dengan putusan PN Jakarta telah ditetapkan Munas Bali yang sah, yang dipimpin ARB dan Idrus Marham," sambungnya.

"Kalau tidak kasasi, maka ini sudah inkrah. Itu posisi hukumnya. Jadi ayo duduk bersama dengan mengutamakan putusan hukum," tandas Idrus.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya