Berita

Akumindo DKI Jakarta Siap Bantu Pengusaha Kecil Hadapi MEA 2015

SELASA, 27 OKTOBER 2015 | 02:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. DKI Jakarta sebagai ibukota negara dan juga pusat perputaran ekonomi terbesar di republik ini harus bisa menjaga stabilitas perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). UMKM perlu mendapat perhatian khusus terlebih dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Dan juga sebagai pusat perputaran ekonomi terbesar di Republik Indonesia perlu diperhatikan secara intens agar stabilitas Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus meningkat dalam menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Atas dasar itu, Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) DKI Jakarta dideklarasikan sebagai wadah berhimpun dan berjejaring UMKM Jakarta.


"Akumindo juga akan melindungi dan mengembangkan  UMKM di DKI Jakarta, demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," ujar Mandataris DPW Akumindo DKI Jakarta M. Fadli Ferryansyah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (26/10).

Fadli menjabarkan bahwa sejatinya kehadiran MEA memberikan peluang besar bagi para pengusaha UMKM untuk dapat melakukan pergerakan yang lebih leluasa dalam mengembangkan usaha.‎ Ini lantaran MEA memiliki misi untuk membangun integrasi ekonomi regional, yang di dalamnya  termasuk kebebasan pergerakan barang, jasa, dan investasi.

Namun sayang, masalah klasik terus menyelimuti dan menghambat perkembangan UMKM. Masalah klasik ini akan semakin menyengsarakan pelaku UMKM tatkala MEA sudah diberlakukan.

"Masalah klasik itu pertama, sulitnya birokrasi perizinan usaha. Kedua, lemahnya pengetahuan pemasaran, teknologi, dan bahasa asing. Ketiga, sulitnya pencairan bantuan modal," sambung Fadli.

Ia melanjutkan bahwa Akumindo DKI yang berdiri dari kegelisahan suara pengusaha UMKM tersebut akan secara konsisten menjadi wadah dalam melindungi, membina UMKM, dan mendukung program pemerintah provinsi DKI Jakarta yang pro terhadap pengusaha kecil.
 
‎"Kami juga secara intens akan menjalin hubungan dengan organisasi sejenis yang lebih terdahulu seperti Hipmi Jaya dan Kadin DKI‎ demi mewujudkan cita-cita pengusaha cilik," tandas Fadli. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya