Berita

Bisnis

Penghapusan Pajak Berganda Tingkatkan Investasi di Sektor Properti

SENIN, 26 OKTOBER 2015 | 16:49 WIB | LAPORAN:

Penghapusan pajak ganda untuk instrumen investasi kontrak investasi kolektif Dana Investasi Real Estate (DIRE) atau Real Estate Investment (REITs) diyakini akan meningkatkan investasi di sektor properti.

Demikian dikatakan oleh Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy, Senin (26/10).

"Penghapusan pajak ini berpotensi untuk memicu pasar modal sebagai sumber pendanaan alternatif. Sehingga di sektor properti meningkat dan bisa memberikan efek lanjutan bagi pembangunan ekonomi nasional," ujar Eddy.


Dia jelaskan bila pelaku industri properti saat ini menilai penghapusan pajak ganda berpotensi meningkatkan minat perusahaan pengembang properti mencari dana dari instrumen REITs dan minat investpr untuk berinvestasi di produk REITs akan semakin tinggi. Sebabnya, ada potensireturn yang lebih tinggi.

Selain itu, perusahaan Indonesia juga tidak harus ke Singapura untuk mencari pendanaan dengan menerbitkan REITs seperti yang sudah terjadi selama ini.

Tak hanya itu, Eddy lanjutkan, REI akan mendukung kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintahan Joko Widodo agar berjalan efektif di lapangan. Apalagi selama ini sarana investasi properti di tanah air belum berkembang pesat karena faktor pajak yang tinggi.

"Kebijakan pemerintah untuk menghapus untuk menghapus pajak berganda dalam investasi properti dapat mengairahkan kembali sektor properti sebagai lokomotif perekonomian nasional," jelasnya.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya