Komentar Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid mengenai isu reshuffle kabinet dinilai tidak berdasar dan bermoral.
Kordinator Relawan Rakyat Jateng, Muhamad Khabib menilai pernyataan Hidayat yang menuduh masuknya Rizal Ramli dalam kabinet hanya menimbulkan kegaduhan menunjukkan Hidayat ingin menjerumuskan pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk tetap tidak melakukan perubahan-perubahan mendasar di negeri ini.
"Kami justru balik bertanya kepada dia (Hidayat Nur Wahid), apa prestasi Anda saat duduk sebagai Ketua MPR 2004-2009? Tidak ada prestasi Anda ketika duduk sebagai ketua MPR terkait perubahan negeri ini ke arah yang lebih baik. Yang lebih ironis lagi, Anda nyalon Gubernur DKI saja gagal, apalagi prestasi sebagai ketua MPR? Ini membuktikan bahwa Anda sudah tidak dikehendaki rakyat. Sehingga, tidak bermoral dan tidak patut kalau sampai menuduh Menko Maritim dan Sumber Daya sebagai biang kegaduhan reshuffle kemarin," kata Khabib kepada Kantor Berita Politik RMOL.
Khabib menduga kuat tuduhan Hidayat hanya untuk membela Sudirman Said yang akhir-akhir ini getol membela Freeport. Sudah menjadi rahasia umum bahwa saat ini sedang terjadi perbedaan pendapat masalah Freeport antara Menteri BUMN itu dengan Rizal Ramli.
Rizal dengan nyali tinggi berani melawan Freeport demi membela kepentingan kedaulatan nasional, sementara Sudirman Said justru mengobral negosiasi perpanjangan Kontrak kepada Freeport sampai tahun 2041. Sudirman bahkan tak peduli sekalipun perlu dilakukan dengan cara-cara melawan hukum.
"Kami ingatkan Hidayat agar hati-hati kalau berkomentar. Alangkah baiknya sebelum berkomentar Anda introspeksi diri dulu. Apalagi komentarnya hanya untuk membela seseorang yang kami ragukan keberpihakan nasionalismenya," kata Khabib.
Dengan Komentarnya itu, masih kata Khabib, justru Hidayat sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS tengah menunjukkan bahwa dirinya tidak tulus memberikan saran kepada Presiden Jokowi dalam menggapai perubahan Indonesia yang lebih baik.
"Kami malah melihat sebaliknya, manufer Hidayat hanya akan menjerumuskan pemerintahan Kabinet Kerja agar tidak melakukan perubahan yang mendasar di negeri ini, sehingga pemerintahan Jokowi kolaps dan gagal. Ini patut dan sangat layak dicurigai," tukas Khabib.
[dem]