Berita

umar arsal/net

Politik

SETAHUN JOKOWI-JK

Rekomendasi Demokrat Baik untuk Rakyat

JUMAT, 23 OKTOBER 2015 | 17:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat secara resmi sudah menyampaikan evaluasi, pandangan dan rekomondasi menyikapi satu tahun kinerja pemerintahan Jokowi-JK. Intinya, pemerintahan Jokowi-JK belum mampu menghadirkan perubahan yang baik bagi bangsa Indonesia kedepan.

"Apa yang disampaikan Partai Demokrat terhadap pemerintah baik untuk rakyat. Karena rakyat berharap ada hasil yang kongkrit dari pemerintahnya, seperti pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan. Karena kita tahu satu tahu Jokowi-JK belum ada perubahan yang jelas," jelas anggota Fraksi Partai Demokrat DPR-RI Umar Arsal di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Lanjut anggota Komisi V DPR RI ini, setahun Jokowi-JK berkuasa realitas terjadi pelambatan ekonomi yang disebabkan oleh baik faktor eksternal maupun internal. Di sisi lain pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat mengkhawatirkan.


"Semua itu perlu diperhatikan serius oleh pemerintah, jangan sampai dolar naik terus, PHK terus terjadi," katanya.

Umar yang juga Ketua Divisi Tanggap Darurat Dan Penanggulan Bencana DPP Partai Demokrat berharap rekomondasi lain untuk pemerintah Jokowi seperti penanggulangan bencana kebakaran hutan yang menyebabkan asap harus cepat diselesaikan dengan baik. Sebab, kebakaran hutan di berbagai daerah sudah meresahkan masyarakat.

Tidak lupa Umar juga mengingatkan kepada Jokowi-JK harus melaksanakan janji-janji politik saat menjadi capres di pilpres tahun 2014 lalu.  

"Empat tahun lagi Jokowi-JK memimpin pemerintahan, dan kita harapkan dengan empat tahun itu bisa melaksanakan janji-janjianya. Rakyat menunggu janji-janji yang telah disampaikan," jelasnya.[dem]


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya