Berita

rizal ramli/net

Bisnis

RR: Paket Kebijakan V Berisi Revaluasi Aset

KAMIS, 22 OKTOBER 2015 | 13:04 WIB | LAPORAN:

Sore nanti pemerintah akan mengumumkan paket kebijakan ekonomi V. Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli memberi sedikit bocoran isi paket kebijakan tersebut, yaitu mengenai revaluasi aset.

"(Isi paket kebijakan V) itu ide lama yang pernah saya lakukan, revaluasi aset," ujar Rizal di Istana Kepresidenan, Kamis (22/10).

Menurut Rizal, revaluasi ini sangat penting untuk menghitung ulang jumlah aset yang dimiliki BUMN. Dengan revaluasi ini, negara bisa mendapat banyak pemasukan.


"Dulu, PLN tahun 2000 nyaris bangkrut. Modalnya minus Rp 9 triliun dan asetnya Rp 50 triliun. Mereka minta uang dari negara, saya nggak mau. Saya minta laporan revaluasi aset, sehingga asetnya naik dari Rp 50 triliun menjadi Rp 200 triliun lebih. Kemudian sebagian saya masukan modal. Dari minus Rp 9 triliun jadi Rp 104 triliun. Belum pernah dalam sejarah BUMN, BUMN diselamatkan tanpa uang. Itu terobosan," ucapnya, bangga.

Dengan revaluasi itu negara banyak mendapat pemasukan. Total yang diperoleh negara waktu itu sampai Rp 50 triliun.

"Kan harus bayar pajak 30 persen dari selisih revaluasi. Maka, 30 persen dari 150 triliun, itu 50 triliun. Walaupun dicicil dalam tujuh tahun negara punya sumber penerimaan pajak baru di luar yang biasa. Cara-cara terobosan ini perlu dilakukan dalam jumlah yang lebih besar supaya ekonomi Indonesia bisa lebih cepat bangkit, tidak bisa dengan cara-cara tradisional," tandasnya.[wid]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya