Berita

Politik

Gerindra: Kebiri Tidak Cukup Perlu Pencegahan Dini

KAMIS, 22 OKTOBER 2015 | 11:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid menyambut baik Kepres pemberian hukuman tambahan untuk para pelaku kejahatan asusila terhadap anak. Hukuman tersebut berupa tindakan pengebirian saraf libido bagi yang terbukti melakukan tindakan kejahatan tersebut.

Menurut politikus Partai Gerindra itu hukuman yang diberikan harus membuat calon pelaku takut dan jera untuk mengulangi.

Sodik juga mengatakan, hukum kebiri sudah lama jadi pemikiran di DPR dan mereka siapa merevisi UU tenang Kekerasan Anak untuk memasukkan pasat itu. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan sangsi lebih berat bagi pelaku kekerasan seks terhadap anak.


Selain itu lanjut Sodik, pelaku paedofilia tidak cukup dihukum berat, dipenjara hingga 15 tahun dan pengebirian.

"Yang lebih penting adalah pencegahan dini terhadap kekerasan seksual anak," sebut Sodik di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 22/10).

Sodik menambahkan, ada beberapa langkah dilakukan DPR untuk melakukan pencegahan dini. Pertama, sejak tahun lalu mendorong kenaikan anggaran perlindungan anak.

"Dan tahun ini disepakati dengan pemerintah penaikan sebesar 350 persen," ungkapnya.

Kedua, melakukan pengawasan program perlindungan anak seperti program kota ramah anak, program sekolah aman. Ketiga, paling penting DPR melakukan pengawasan penegakan hukum agar para penegak hukum memberi sanksi maksimal bagi para pelaku kejahatan seksual.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya