Berita

Bela Negara ‎Upaya Klasik Mengalihkan Kegagalan Pemerintah

RABU, 21 OKTOBER 2015 | 10:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Program bela negara yang digadang-gadang Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu membuktikan bahwa Pemerintahan Jokowi-JK telah gagal dalam mengelola negara sehingga mendorong opini agar rakyat yang bergerak.

Demikian disampaikan aktivis sosial media, Indra Budiman dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/10). Ia mengatakan bahwa ide bela negara adalah upaya klasik mengalihkan kegagalan pemerintah dalam mengelola negara.

"Pemerintah sudah diberikan mandat oleh rakyat untuk mengelola negara dengan benar, bukan kembali menyerahkannya kepada masyarakat," kata Indra.


Indra yang merupakan alumni Universitas Mercu Buana menegaskan seharusnya pemerintah yang membela negara ini. "Bela negara yang dilakukan pemerintah itu memperbaiki ekonomi, mengangkat harkat martabat bangsa, membuka lapangan pekerjaan yang luas dan memberikan rasa aman untuk rakyatnya," beber dia.

Indra menegaskan saat ini rakyat seperti terjajah oleh bangsanya sendiri. Ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola aset negara itu adalah bentuk penjajahan terhadap diri sendiri.

Menurutnya, seharusnya pemerintahlah yang belajar makna dari bela negara bukan masyarakatnya, karena mereka yang menikmati uang pajak dari masyarakat dan dipercayakan untuk mengelolanya dengan benar.

"Kalau memang pengelola negara sudah tidak mampu membela dirinya sendiri, baiknya dikatakan dengan jujur sehingga masyarakat pun ikhlas dan siap membantunya dalam rangka membela negara dan mengajarkan kepada Pemerintah bagaimana caranya membela negara," terang Indra‎ [ysa]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya