Berita

net

Politik

Ultah 51 Tahun, Momentum Golkar Bangkit Ulangi Kejayaan

SELASA, 20 OKTOBER 2015 | 17:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Peringatan ulang tahun ke-51 Partai Golkar pada Selasa (20/10) harus menjadi momentum bagi beringin untuk bangkit dan berjaya kembali di panggung politik nasional.

"Inilah saat yang tepat untuk melakukan kebangkitan politik ke-2, mengulangi kegemilangan yang pernah dicapai Golkar setengah abad yang lalu," kata Ketua Pelaksana Peringatan Hari Ulang Tahun ke-51 Partai Golkar, Fayakhun Andriadi dalam pidatonya di kantor DPP Golkar, Jakarta.

Fayakhun mengatakan ketika dulu negeri ini menghadapi problem yang sama seperti saat ini, Golkar sukses menjadi jawaban. Golkar saat itu memberikan substansi bagi demokrasi, yaitu membawa kesejahteraan bagi bangsa.


Di hadapan Ketua Umum HR Agung Laksono, Sekjen Zainudin Amali, pengurus lainnya dan para kader, Fayakhun mengatakan kunci mencapai kebangkitan tersebut adalah partai harus kembali pada khittah yang ditorehkan 51 tahun yang lalu, yaitu kekaryaan yang nyata.

"Kembali berjalan di rel khittah kekaryaan adalah kunci kebangkitan politik Golkar. Golkar harus mengembalikan persenyawaan tiga elemen: intelektualitas, profesionalitas, dan aktualitas. Persenyawaan ini akan mengatasi problem demokrasi kita yang hampa karya nyata. Golkar harus menekankan pada aspek fungsional dan profesional. Memberikan bukti konkret dalam bentuk kinerja nyata," papar doktor ilmu politik lulusan Universitas Indonesia ini.

Lebih lanjut Ketua DPD Golkar DKI ini mengatakan, ada sebuah ruh perjuangan masa awal Golar yang sejatinya harus diingat dan dijalankan saat ini, yakni 'kaya ide, minim biaya'. Secara faktual, katanya, saat ini Golkar telah mengalami pembalikan kultur menjadi 'minim ide, kaya biaya'.

"Kita harus mengubah pola yang sudah bergeser jauh dari khittah awal Golkar ini. Kebangkitan politik kembali Golkar hanya bisa dicapai jika partai ini kembali pada semangat awal pendirian, yaitu sebagai kumpulan para profesional dan fungsional yang selalu berusaha berbuat yang terbaik untuk bangsanya dan berkarya untuk bangsanya. Lupakan olah-mengolah. Khittah ini harus kita hidupkan kembali pada Golkar sekarang," demikian Fayakhun.[dem]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya