Berita

Oktasari Sabil/net

Politik

PILKADA SERENTAK 2015

Hanura Apresiasi Inisiatif Luhut Panjaitan

SENIN, 19 OKTOBER 2015 | 16:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Hanura mengapresiasi inisiatif pemerintah melalui Menko Polhukam yang memulai silaturahmi dengan pimpinan partai politik di pusat untuk menginisiasi proses Pilkada damai yang sudah memasuki masa kampanye.

"Dalam situasi nasional yang sedang menghadapi situasi pelemahan ekonomi global yang berimbas langsung pada perekonomian nasional ini, semua pihak harus bersatu padu, bergandeng tangan, mempererat rasa persatuan, kebersamaan untuk menjaga agar situasi politik dalam Pilkada serentak tetap kondusif dan berlangsung aman, jujur dan demokratis," kata Wasekjen DPP Hanura Oktasari Sabil, Senin (19/10).

Okta yang juga Ketua Umum DPP Gerakan Muda Nurani Rakyat mengimbau kepada aparat keamanan khususnya TNI/Polri agar betul-betul netral, tidak berpihak pada salah satu kandidat sehingga proses pilkada berjalan bersih dan tidak menimbulkan riak di masyarakat.


Kehadiran Kapolri dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pada acara silaturahmi untuk pilkada damai, sebut Okta, menunjukan komitmen yang kuat untuk itu. Aparat di daerah harus bisa mengikutinya.

"Hanura sendiri sesuai arahan  ketua umum (Wiranto) telah menginstruksikan kepada kader yang diusung ataupun koalisi parpol agar menjaga pendukungnya tetap damai, tidak destruktif dan menghindari politik uang, kampanye hitam," tegasnya.

Untuk diketahui, pada Sabtu (17/10) kemarin Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan menggelar pertemuan dengan pimpinan partai politik di Borobudur Hotel, Jakarta. Pertemuan antara lain dihadiri Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua KPU RI Husni Kamil Malik, Jaksa Agung M Prasetyo, Ketua DPR RI Setyo Novanto, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Panglima TNI Jend Gatot Nurmantyo, Ketua DKPP Jimly Asshidiqie, dan Kepala BIN Sutiyoso.

Dari Hanura, OKta ikut menghadiri pertemuan. [dem]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya